Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menangi Pemilu, Airlangga Minta Kader Jadi Key Opinion Leader

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Desember 2021
Menangi Pemilu, Airlangga Minta Kader Jadi Key Opinion Leader

Partai Golkar. (Foto: DPP Golkar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Golkar menggelar Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar dan Peluncuran Buku Airlangga Hartarto; Kerja untuk Indonesia.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini, seluruh elemen kader Partai Golkar bersatu untuk memenangi Pemilu 2024.

Baca Juga:

Golkar Mulai Susun Strategi Menangkan Airlangga di Pilpres 2024, Ganjar Dibidik Cawapres

"Sesuai dengan apa yang diluncurkan saat ulang tahun Golkar beberapa waktu lalu, kalau bersatu maka pasti kita akan menang,” kata Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/12).

Acara Rakornas MPO dan peluncuran buku yang dikemas dengan Pergelaran Budaya Gamelan Ketoprak Wanitombok dari Solo, Jawa Tengah, ini dihadiri para sesepuh Partai Golkar di antaranya HM Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, dan Agung Laksono.

Airlangga Hartarto menyebutkan bentuk kekompakan dan kesolidan partai ditandai dengan hadirnya para “Dewa Partai Golkar” di acara tersebut.

"Tadi kita lihat ada Pak Aburizal Bakrie (ARB), Pak Jusuf Kalla, Pak Akbar Tandjung, dan Pak Agung Laksono tentunya adalah ketum Partai Golkar dalam 20 tahun terakhir. Kalau kita semua bersatu kita akan solid dan menyongsong kemenangan ke depan,” jelas Airlangga.

Airlangga menyebutkan, ke depan media menjadi lebih penting dan ingin seluruh kader Partai Golkar menjadi "key opinion leader", baik itu di swasta, pemerintahan, parlemen, dan di daerah baik itu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Dengan adanya Rakornas MPO seluruhnya bisa satu gerak dan satu langkah dengan narasi yang sama, tentu itu semua disesuaikan dengan wilayah masing-masing, jadi Golkar selalu hadir untuk rakyat Indonesia," kata Airlangga.

Ketua Tim Penyusun Buku Airlangga Hartarto; Kerja Untuk Indonesia, Nurul Arifin menyebutkan Buku Airlangga Hartarto 'Kerja untuk Indonesia' salah satunya mengangkat ketangguhan (resilience) Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Ia menyebutkan, buku tersebut menggambarkan perjalanan Airlangga Hartarto. Banyak kejadian penting dan bersejarah yang dituangkan dalam buku tersebut, seperti menggambarkan prestasi, kinerja, dan program-program yang sudah disusun Airlangga Hartarto. (Pon)

Baca Juga:

Wacanakan Gaet Ganjar Jadi Capres, Golkar Sedang Pancing PDIP

#Golkar #Pemilu #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Bagikan