Menakar Peluang AHY dan Aher Jadi Pendamping Anies Baswedan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 31 Oktober 2022
Menakar Peluang AHY dan Aher Jadi Pendamping Anies Baswedan

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Jakarta, Ujang Komarudin. ANTARA/HO-Universitas Al-Azhar Jakarta/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan atau Aher menjadi kandidat kuat cawapres pendamping Anies Baswedan.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebelumnya menyatakan, pihaknya memberikan otoritas penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih sendiri cawapresnya di Pilpres 2024.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, Anies Baswedan lebih tepat dipasangkan dengan AHY ketimbang Aher.

Baca Juga:

Bertemu Presiden PKS dan Aher, Anies Belum Bikin Kesepakatan

Menurutnya, AHY masih memiliki tingkat keterpilihan meskipun masih kecil sekira 0,2 persen berdasarkan survei Litbang Kompas. Kendati demikian, level keterpilihan AHY masih lebih baik dibandingkan Aher.

“Hanya ada dua, AHY dengan Aher, maka yang lebih pas dengan AHY. Kenapa? AHY elektabilitasnya masih ada walaupun masih kecil 0,2 persen. Kemarin juga suara Demokrat naik hasil surveinya,” kata Ujang kepada Merahputih.com, Senin (31/10).

Selain itu, Ujang menilai, Aher tidak memiliki elektabilitas yang mumpuni. Apalagi, Aher merupakan kader PKS yang notabene merupakan partai yang tidak disukai oleh lawan politik Anies.

Menurut Ujang, sangat riskan bagi koalisi partai politik (parpol) pengusung jika memasangkan Anies dan Aher. Sebab, mereka bakal menjadi sasaran empuk lawan politik Anies lewat isu radikalisme.

“PKS itu kan partai yang tidak disukai oleh lawan-lawan politik Anies, karena dianggap tanda petik yang rela mendukung radikalisme garis keras dan sebagainya. Jadi kalau pasangannya Anies yaitu Aher, maka lawan politik lebih enak untuk bisa menghajar,” ujarnya.

Baca Juga:

Anies Disambut Aher dan Presiden PKS

“Jadi itu 2 poin yang paling tidak yang memberi kesempatan kans AHY lebih besar dibandingkan dengan Aher,” sambung Ujang.

Terlebih, kombinasi antara dua parpol nasionalis, NasDem-Demokrat juga dapat memberikan keuntungan elektoral bagi Anies.

“Jadi sebenarnya sudah tepat ketika misalkan yang mengusung Anies kemarin itu NasDem bukan PKS, karena NasDem partai nasionalis," tuturnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menyatakan, tanpa elektabilitas, sulit bagi Aher untuk disandingkan dengan Anies. Sebab, elektabilitas menjadi kunci kemenangan di Pilpres 2024.

“Aher sulit, elektabilitasnya nol, susah. Bagaimana bisa menang jika disandingkan dengan Anies jika elektabilitasnya nol,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ujang mengatakan, koalisi NasDem, Demokrat, dan PKS harus mengalkulasi secara matang untuk mencari pendamping Anies.

"Jadi sekali lagi pilihannya cuma dua, ya saya sih melihat AHY lebih berpeluang,” tutup Ujang. (Pon)

Baca Juga:

Anies Bakal Temui Petinggi PKS, Demokrat Beri Dukungan

#Ahmad Heryawan #Agus Harimurti Yudhoyono #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
AHY menegaskan lonjakan harga tiket pesawat akibat kenaikan harga minyak dunia harus tetap dalam batas kewajaran. P
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Bagikan