Menabung itu Sulit

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 20 September 2020
Menabung itu Sulit

Sudah saatnya memikirkan menabung. (Foto: Unsplash/Sharon McCutcheon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGHASILAN meningkat, gaya hidup pun akan ikut meningkat. Begitu lah roda ekonomi setiap orang yang juga akan terjadi kepadamu. Biasanya ketika seseorang mengalami peningkatan gaji, mereka juga akan segera memfasilitasi diri dengan berbagai barang branded dan kebutuhan elektronik paling terbaru. Tidak ada salahnya untuk menikmati hasil keringat sendiri, namun sebaiknya tetap menyisihkan sedikit uang untuk tabungan masa depan.

Melansir dari daveramsey.com, kebiasaan menabung harus datang dari hati sendiri. Menabung menjadi kegiatan yang cukup sulit untuk dilakukan karena banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi. Namun, dari kebiasaan menabung ini justru akan membuat masa pensiun aman karena dana darurat sudah disiapkan sejak muda.

Baca Juga:

Penjualan Daring Dua Produk Ini Meningkat 10 Kali Lipat


1. Stop jajan

nabung
Stop jajan untuk menyisihkan uang. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

Nongkrong bersama teman sambil nongkrong cantik sudah seperti kebutuhan anak muda masa kini. Pada akhirnya banyak uang terhambur secara sia-sia hanya untuk sekedar jajan setiap hari. Uang tersebut seharusnya bisa ditabung untuk investasi. Kamu bisa mengganti kebiasaan jajan di luar dengan bereksperimen membuat makanan dan minuman sendiri di rumah. Siapa tahu kamu akan merambah bisnis kuliner?

2. Bawa bekal

nabung
Bawa bekal sendiri untuk menghemat pengeluaran. (Foto: Pixabay/booubey)

Sudah bukan rahasia lagi kalau membawa bekal sendiri bisa memangkas pengeluaran secara drastis. Sebaiknya kamu menghindari membeli makanan di luar agar bisa menyisihkan uang tabungan. Kamu bisa mendapatkan bahan makanan di supermarket dengan harga murah untuk satu minggu penuh.

Baca Juga:

Para Pelaku Bisnis F&B: Percuma Kalau PSBB Cuma di Jakarta

3. Beli barang bekas

nabung
Kurangi berbelanja barang baru. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Trik ini bisa kamu lakukan bukan hanya untuk memangkas dana tak penting melainkan untuk bergaya dengan barang branded harga miring. Tak hanya baju, banyak toko online yang kini menjual berbagai tas dan sepatu bekas branded dengan harga yang pastinya ramah di kantung.

4. Jual yang tidak diperlukan

nabung
Mulai list barang yang menumpuk di dalam rumah. (Foto_ Pixabay_borevina)

Banyak barang tak penting yang menumpuk di dalam rumah? Dijual saja! Lapar mata untuk membeli berbagai produk memang kebiasaan buruk. Tetapi jika dijual kembali hasilnya bisa kamu simpan untuk tabungan atau investasi. Memulai hidup minimalis bisa meningkatkan penghasilan. (mar)

Baca Juga:

Mumpung Jomlo, Timbun Kekayaan Yuk!

#Tabungan #Penghematan Anggaran #Uang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa sudah menutup 328 BUMN. Target hemat anggaran bisa menembus Rp 100 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Selain itu, rekening juga memiliki kemudahan berupa setoran awal minimal Rp 20ribu untuk BSI TabunganKU dan Rp 1.000 untuk setoran awal BSI Tabungan SimPel iB.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
Ingat! Uang Digital Tidak Gantikan Uang Kartal
Digitalisasi dan penggunaan rupiah secara fisik akan terus dikembangkan secara bersamaan guna memberikan pilihan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Ingat! Uang Digital Tidak Gantikan Uang Kartal
Indonesia
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
ART mencuri uang dan emas majikan senilai Rp 134 juta. Aksinya pun langsung terekam CCTV.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
ART di Solo Ditangkap usai Curi Uang dan Emas Majikan Rp 134 Juta, Aksinya Terekam CCTV
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
Simpanan di Bawah Rp 100 Juta Cuma Tumbuh 1,8 :Persen, Simpanan Kelas Atas Melonjak
Simpanan masyarakat di perbankan untuk kelas di atas Rp 5 miliar pun melonjak 21,6 persen per Maret 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Simpanan di Bawah Rp 100 Juta Cuma Tumbuh 1,8 :Persen, Simpanan Kelas Atas Melonjak
Indonesia
Izin Perjalanan Dinas ASN DKI Jakarta Diperketat demi Efisiensi Anggaran, Bye-Bye SPPD Mewah
Langkah tegas ini selaras dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Izin Perjalanan Dinas ASN DKI Jakarta Diperketat demi Efisiensi Anggaran, Bye-Bye SPPD Mewah
Berita Foto
Jelang Lebaran, Warga Antusias Tukar Uang Rupiah di Layanan Serambi Bank Indonesia di GBK
Aktivitas warga menukar uang dalam layanan Serambi BI di Hall Basket, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 12 Maret 2026
Jelang Lebaran, Warga Antusias Tukar Uang Rupiah di Layanan Serambi Bank Indonesia di GBK
Indonesia
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Selain masalah finansial, DPR RI menyoroti transformasi modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Bagikan