BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga

Kartu ATM BSI.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah tengah mempersiapkan mekanisme penyediaan atau pembuatan rekening massal bagi seluruh masyarakat, salah satunya di Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal itu menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank guna memperkuat inklusi keuangan dan tingkat literasi keuangan di dalam negeri.

Pemerintahan akan menyiapkan dana kurang lebih Rp 11 triliun untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan masing-masing rekening mendapatkan dana pembukaan sebesar Rp 50 ribu.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan rekening BSI Tabunganku dan BSI Tabungan Simpel iB yang bebas biaya administrasi guna menindaklanjuti arahan dan amanah Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat memiliki rekening tabungan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menjelaskan kedua jenis rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi karena memiliki akad wadiah (titipan).

Baca juga:

Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?

BSI TabunganKu diperuntukkan bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas, sementara BSI Tabunganku SimPel iB diperuntukkan bagi masyarakat berusia di bawah 17 tahun.

Salah satu keunggulan utama rekening tersebut adalah bebas biaya administrasi bulanan dan terkoneksi dengan mobile banking BYOND by BSI.

Selain itu, rekening juga memiliki kemudahan berupa setoran awal minimal Rp 20ribu untuk BSI TabunganKU dan Rp 1.000 untuk setoran awal BSI Tabungan SimPel iB.

Dengan keunggulan tersebut, masyarakat dapat memiliki rekening tanpa perlu khawatir saldo berkurang akibat adanya biaya administrasi bulanan.

Sebagai contoh, ketika pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp50.000 kepada penerima manfaat, nominal tersebut tidak akan terpotong oleh biaya administrasi bulanan karena rekening bebas biaya administrasi bulanan.

Dengan demikian, dana dapat tetap tersedia sesuai nominal yang diterima masyarakat dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat.

“Dengan kemudahan ini, kami berharap dana bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat secara optimal," kata Anggoro.

Pada saat yang sama, perseroan menyampaikan penggunaan akad wadiah juga memberikan pilihan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Terlebih jika masyarakat bisa mengatur keuangan yang baik terutama untuk kebutuhan jangka panjang dan investasi syariah melalui Tabungan Emas dan perencanaan ibadah haji sejak dini.

Melalui BSI TabunganKu dan BSI Tabungan SimPel iB, ia mengatakan BSI siap mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat penetrasi keuangan syariah.

Perseroan menyampaikan, kehadiran rekening tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menyediakan layanan perbankan syariah yang mudah, terjangkau, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (*)

#Rekening Bank #Tabungan #Bank Syariah Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
DPR akan terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk bagaimana pemerintah dan perbankan mengeksekusi pembukaan rekening secara massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
Indonesia
Ternyata Menkeu Belum Hitung Anggaran Buat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga Dengan Saldo Rp 50 Ribu
Bendahara negara mengaku belum bisa memberikan perkiraan kapan program tersebut diimplementasikan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Ternyata Menkeu Belum Hitung Anggaran Buat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga Dengan Saldo Rp 50 Ribu
Indonesia
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Selain itu, rekening juga memiliki kemudahan berupa setoran awal minimal Rp 20ribu untuk BSI TabunganKU dan Rp 1.000 untuk setoran awal BSI Tabungan SimPel iB.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bank Mandiri akhirnya resmi buka blokir rekening donasi milik Supriyono selaku Koordinator AMPB usai diperiksa Polda Metro Jaya. Simak fakta hukum lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Indonesia
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Polisi menegaskan langkah penyelidik adalah penundaan transaksi sesuai UU TPPU, bukan pemblokiran. Tapi rekening sama-sama tidak bisa diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Indonesia
Rekening Supriyono Rp 80,9 Juta Diblokir, DPR Pertanyakan Alasan Bank Mandiri
DPR RI meminta penjelasan terkait pemblokiran rekening Supriyono, yang dilakukan Bank Mandiri.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Rekening Supriyono Rp 80,9 Juta Diblokir, DPR Pertanyakan Alasan Bank Mandiri
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
BSI Gelontorkan Kredit Rp 198 Miliar ke 211 Dapur MBG
Perseroan telah mampu menjangkau lebih dari 1.600 dapur mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Aceh, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB)
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
BSI Gelontorkan Kredit Rp 198 Miliar ke 211 Dapur MBG
Bagikan