Hashim Bantah Kabar Bakal Bagikan HP Gratis Buat Buka Rekening Masal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Bantah Kabar Bakal Bagikan HP Gratis Buat Buka Rekening Masal

Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S Djojohadikusumo menyampaikan pidato dalam Rapimnas Kadin 2026, di Jakarta, Kamis (29/10/2026). ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ramai perbincangan pembagian telepon seluler atau HP gratis kepada masyarakat untuk mendukung penyaluran bansos. Di mana, Presiden Prabowo Subianto ingin setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank, sekaligus memperkuat inklusi dan literasi keuangan nasional.

Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S Djojohadikusumo menegaskan pihaknya tidak pernah menyebut pembagian handphone (HP) gratis sebagai bagian dari program pembukaan rekening massal, menyusul pemberitaan yang berkembang beberapa waktu lalu.

Klarifikasi tersebut disampaikan sehubungan kesalahpahaman atas pidatonya dalam bahasa Inggris pada acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026, di Jakarta, Selasa (13/10), yang di dalamnya turut membahas program pembukaan rekening bank gratis.

Saya dikutip bahwa setiap warga akan dapat HP gratis. Bukan,

kata Hashim dalam Rapimnas Kadin, di Jakarta, Kamis (29/10).

Baca juga:

Program Magang Nasional Siap Kerja Diluncurkan Pada 15 Oktober 2025, Peserta Wajib Buka Rekening Bank Himbara

Hashim menjelaskan, pemerintah telah memutuskan pemberian rekening bank gratis bagi warga berusia 17 tahun ke atas, bukan pembagian telepon seluler (ponsel) gratis.

Berdasarkan data yang diterimanya, sekitar 30 persen masyarakat Indonesia atau 60 juta orang dari total 200 juta penduduk dewasa berusia di atas 17 tahun belum memiliki rekening bank.

Kondisi tersebut, menandakan adanya aktivitas ekonomi yang tidak tercatat. Sehingga program pembukaan rekening secara massal diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Selain itu, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank digital, sehingga bantuan pemerintah dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Hashim juga menilai penyaluran bantuan secara langsung kepada masyarakat dapat menjadi stimulus bagi perekonomian daerah. Sebab, tambahan penerimaan masyarakat berpotensi meningkatkan daya beli.

Sekaligus mendorong aktivitas ekonomi yang membuka peluang bagi pelaku usaha di daerah,

katanya.

#Rekening Bank #Hashim Djojohadikusumo #Kadin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hashim Bantah Kabar Bakal Bagikan HP Gratis Buat Buka Rekening Masal
Sekitar 30 persen masyarakat Indonesia atau 60 juta orang dari total 200 juta penduduk dewasa berusia di atas 17 tahun belum memiliki rekening bank.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Bantah Kabar Bakal Bagikan HP Gratis Buat Buka Rekening Masal
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Industri Padat Karya Hadapi Tantangan Biaya Produksi, Ekspor Tetap Tumbuh
Kadin melihat ekspor masih memiliki prospek positif hingga akhir tahun, terutama didukung industri pengolahan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Industri Padat Karya Hadapi Tantangan Biaya Produksi, Ekspor Tetap Tumbuh
Indonesia
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
DPR akan terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk bagaimana pemerintah dan perbankan mengeksekusi pembukaan rekening secara massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
Indonesia
Ternyata Menkeu Belum Hitung Anggaran Buat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga Dengan Saldo Rp 50 Ribu
Bendahara negara mengaku belum bisa memberikan perkiraan kapan program tersebut diimplementasikan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Ternyata Menkeu Belum Hitung Anggaran Buat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga Dengan Saldo Rp 50 Ribu
Indonesia
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Selain itu, rekening juga memiliki kemudahan berupa setoran awal minimal Rp 20ribu untuk BSI TabunganKU dan Rp 1.000 untuk setoran awal BSI Tabungan SimPel iB.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
BSI Siapkan Rekening Tanpa Biaya Administrasi Buat Program Tabungan Rp 50 Ribu Bagi 200 Juta Warga
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Bagikan