Memikul Nasib Seberat Roti, Ketangguhan Melawan Zaman

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 11 September 2021
Memikul Nasib Seberat Roti, Ketangguhan Melawan Zaman

Roti pikul adalah roti tradisional yang dijual dengan cara dipikul dan dijajakan berkeliling. (Foto: Instagram@rukman_oi_santoso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ZAMAN telah berubah, tak bisa dielakan. Semua dapat dilakukan dengan mudah dan cepat menggunakan teknologi dan perkembangan transportasi yang memadai.

Nyatanya tidak semua orang sanggup mengikuti perkembangan zaman saat ini. Disaat beberapa pelaku UMKM sudah menggunakan gerobak motor atau sepeda, masih ada beberapa penjual yang menjajakan dagangannya secara tradisional dengan berjalan kaki.

Baca Juga:

Bapak Tangguh Gantikan Posisi Ibu Saat Jalani Isolasi Mandiri

roti
Menikmati roti dan secangkir kopi susu. (Foto: Pexels/Pixabay)

Sebelum kehadiran roti yang dijual menggunakan sepeda, gerobak kayuh atau motor. Dahulu roti, dijual dengan cara dipikul sehingga orang-orang menyebutnya sebagai roti pikul atau roti tradisional. Alat yang digunakan untuk menempati roti biasanya terbuat dari kayu dan berbentuk seperti timbangan dengan kayu panjang melintang diantaranya yang berfungsi sebagai topangan di pundak. Para penjual roti pikul ini siap berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk menghabiskan stok roti mereka.

Biasanya roti pikul ini ditemukan melewati daerah perumahan pada sore hari. Kamu akan mendengar suara terompet khas roti pikul yang dibunyikan menggunakan tangan dan secara spontan membuatmu berlari keluar dari rumah untuk membelinya.

Terompet unik ini biasanya terbuat dari karet dan besi, tetapi ada beberapa penjual yang membuat terompet sendiri menggunakan botol bekas dan lakban seadanya. Tangan kiri membawa roti yang dipikul dan tangan kanan digunakan untuk memainkan terompet.

Saat ini, para penjual roti pikul seperti ini sudah tidak banyak ditemukan karena harus bersaing di tengah maraknya pedagang roti yang lebih modern. Padahal roti yang dipikul biasanya dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Hanya berkisar antara Rp2.500 ribu atau Rp3 ribu per satuannya dan Rp5 ribu atau Rp10 ribu untuk harga roti tawar atau roti bantalnya.

Dengan harga itu, para pembeli bisa memilih banyak rasa mulai dari coklat kacang, keju, susu, stroberi, blueberi, coklat, kelapa, pisang coklat, moka, atau srikaya. Biasanya yang paling laris dan menjadi ciri khas roti pikul adalah rasa roti isi susu dan kejunya.

Baca Juga:

Kisah Anak Tangguh Kenobi Haidar Akmal, Dalang Cilik Wayang Potehi Penyintas ADHD

roti
Penjaja roti pikul biasanya baru mulai berjualan di sore hari (Foto: Instagram@yippiyay)

Menjadi penjual roti pikul juga tidak semudah itu, para penjual harus punya pundak yang kuat karena membawa beban yang cukup berat apalagi dengan berjalan kaki. Biasanya para penjual roti pikul menjual roti yang dibuat sendiri, tetapi ada juga yang menjual roti titipan atau dari pemasok roti.

Tekanan dialami para penjual ini jika langit sudah semakin gelap. Mereka harus cepat menjual habis rotinya karena roti basah tidak tahan lama. Mereka juga tidak bisa pulang jika dagangannya belum habis karena pasti akan rugi.

Pandemi menambah rintangan mereka dalam berjualan. Pasalnya, selama pandemi hampir tidak ada yang berani membeli makanan dari luar. Beberapa orang bahkan enggan membeli roti pikul lagi dengan alasan terlihat tidak higienis dan lebih memilih membeli roti dari toko roti tertentu.

Padahal para penjual roti pikul ini hanya berharap agar ada pembeli yang mau membeli dagangan mereka dan mengurangi beban yang harus dipikul. Mereka harus mampu meyakinkan konsumen akan rasa dan kebersihan dari roti yang dijajakan.

Para pemasok roti yang menghentikan produksi rotinya selama pandemi pun menjadi alasan para pedagang roti pikul ini sulit untuk ditemukan. Beberapa pedangang hanya bergantung pada roti-roti yang dititipkan untuk dijual sehingga selama pandemi ini penjualan yang berkurang drastis. Ini yang membuat para pemasok roti enggan untuk membuat roti sementara waktu. (Tel)

Baca Juga:

Ditinggal Kekasih? 5 Lagu Ini Bisa Bikin Kamu Jadi Makin Tangguh

#September Jagoan Tangguh Negeri Aing #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bagikan