Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Memahami 'Perahu Doti', Ilmu Hitam Asal Maluku

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 13 November 2024
Memahami 'Perahu Doti', Ilmu Hitam Asal Maluku

Maluku memiliki berbagai jenis ilmu hitam. (foto: dok/Arif Travel Detik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Santet atau ilmu hitam merupakan salah satu fenomena yang seringkali menjadi bagian dari mitos dan kepercayaan tradisional masyarakat Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang kaya akan budaya dan cerita rakyat. Di Maluku, sebuah nama yang cukup dikenal dalam dunia mistis adalah 'Perahu Doti'.

Dikutip dari berbagai sumber, Perahu Doti berasal dari Maluku, sebuah kepulauan yang terletak di bagian timur Indonesia. Sejarah atau asal-usul santet ini berkaitan erat dengan praktik-praktik spiritual dan kepercayaan masyarakat lokal yang sudah ada sejak lama.

Baca juga:

Prosesi Unik dan Panjang, Beginilah Urutan Adat Pernikahan Maluku

Nama 'Perahu Doti' itu sendiri mengacu pada bentuk fisik dari ilmu hitam ini, yang dipercaya berbentuk seperti perahu kecil yang dapat dikendalikan oleh orang yang memiliki kemampuan supranatural.

Dalam kepercayaan masyarakat Maluku, Perahu Doti bukanlah perahu biasa. Sebaliknya, ia dianggap sebagai medium atau alat yang digunakan oleh seorang 'dukun' atau praktisi ilmu hitam untuk menyebarkan pengaruh jahat kepada korban yang menjadi sasaran.

Perahu tersebut diyakini dapat berlayar melewati batas-batas alam fisik, dan perjalanannya tidak dibatasi oleh hukum-hukum duniawi. Dengan kata lain, perahu ini bisa bergerak di atas air atau bahkan di udara, membawa dengan serta-merta hal-hal yang negatif, seperti penyakit, kesialan, atau malapetaka.

Baca juga:

Bambu Gila dari Maluku, Permainan Ekstrem Tradisional Sarat Nuansa Mistis

Santet Perahu Doti adalah bagian dari kepercayaan dan budaya mistis yang masih hidup di beberapa daerah di Maluku. Praktik ini menggambarkan hubungan yang erat antara dunia fisik dan gaib dalam pandangan masyarakat setempat.

Meski terkesan sebagai fenomena supranatural, fenomena santet ini juga menjadi cerminan dari ketegangan sosial, rasa saling curiga, dan kepercayaan terhadap kekuatan yang tidak tampak oleh mata manusia. (far)

#Ilmu Hitam #Maluku
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Saat kini, kondisi keamanan di Desa Fiditan dilaporkan telah kembali kondusif meski aparat masih disiagakan untuk mencegah konflik susulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Anggota Brimob, Bripda MS, resmi dipecat dari polri usai menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Indonesia
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tegas tanpa boleh ada impunitas terhadap pelanggaran yang menyebabkan kematian.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Indonesia
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas kasus dugaan penganiayaan pelajar oleh oknum Brimob di Tual, Maluku, hingga tewas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Indonesia
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan Maluku Tengah, Maluku, pagi tadi getarannya terasa hingga Papua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Indonesia
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Pelaku berjalan masuk ke hutan Wairia setelah merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Proses persalinan dilakukan sendirian hingga bayi lahir.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Fashion
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Kain indah memesona tersebut menjadi representasi batik tulis asal Maluku Tengah nan berkarakter dan memikat.
Dwi Astarini - Minggu, 26 Oktober 2025
Kisah Nenek Moyang Maluku dalam Kain Batik Tulis Maluku Tengah di Trade Expo Indonesia
Bagikan