Telusur Elok Aceh

Melihat Tukik di Pulau Bangkaru

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 25 Juli 2018
Melihat Tukik di Pulau Bangkaru

Pulau Bangkaru merupakan konservasi bagi penyu hijau. (Foto: acehtourlink)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TUKIK atau anak penyu sangat banyak ditemukan di Pulau Bangkaru. Wajar saja sih di pulau ini terdapat penangkaran sekaligus konservasi bagi Penyu Hijau. Pulau Bangkaru berada di wilayah Aceh Singkil. Pualau Bangkaru berada di Samudera Hindia yang masuk dalam gugusan Kepulauan Banyak. Jaraknya dari Banda Aceh sekitar 75 km.

Ketika malam hari di Pantai Amandangan, salah satu pantai cantik di Bangkaru, di tahun 1980-an lebih dari 100 penyu hijau bertelur di pantai ini. Sayangnya populasi penyu yang bertelur kemudian menyusut karena ulah manusia. Telur dan daging penyu dijadikan komoditas ekonomi.

Seiring dengan waktu kemudain pemerintah menjadikan Pulau Bangkaru sebagai taman nasional dan konservasi penyu hijau. Tidak sembarangan orang boleh masuk ke pulau ini tanpa izin dari Yayasan Pulau Banyak (YPB).

bangkaru
Tukik banyak di Pualau Bangkaru. (Foto: bangkarurawa)

Ketika bencana tsunami terjadi di tahun 2004, Pulau Bangkaru agak terlupakan. Untungnya beberapa pihak setuju untuk membangkitkan kembali keberadaan pulau ini. YPB bekerjasama dengan Yayasan Eko Lestari (YEL) di Medan kemudian berusaha tetap menjaga kelestarian Pulau Bangkaru.

Melihat Penyu Bertelur

Wisata Pulau Bangkaru adalah ekowisata. Pelancong dapat melibatkan diri pada kegiatan perlindungan di pulau tersebut. Misalnya ikut patroli di pantai. Tentunya wisatawan harus tetap mengikuti aturan dan arahan petugas konservasi. Seperti dilarang menyalakan cahaya apapun ketika ikut berpatroli, karena penyu sensitif terhadap cahaya. Dikhawatirkan cahaya akan membuat penyu tidak jadi naik ke pantai untuk bertelur.

Penyu hijau akan bertelur dalam lubang yang mereka gali. Kemudian petugas akan menandai lubang-lubang yang berisikan telur itu. Musim bertelur yang ramai antara bulan November – Maret. Biasanya patroli akan dilakukan sebanyak dua shift. Kalau wisatawan beruntung tidak hanya akan melihat penyu hijau bertelur tapi dua jenis penyu raksasa, penyu belimbing dan penyu sisik.

bangkaru
Berselancar diperbolehkan di pulau ini. (Foto: travelblog)

Di Pulau ini kamu dapat menghabiskan waktu di pantai Amandangan yang membiru dan berpasir putih. Karena airnya jernih pelancong dapat melakukan aktivitas snorkling sepuasnya. Mau berselancar juga tidak dilarang di pantai ini, termasuk berenang.

Tak hanya penyu hijau yang dapat disaksikan di Pulau Bangkaru, juga aktivitas airnya. Wisatawan dapat menikmati panorama hutan tropis, melihat dan mendengarkan cuitan beo dan murai di atas pohon.


Transportasi

bangkaru
Untuk mencapai ke Pualau Bangkaru lebih dekat melalui Kota Medan. (Foto: steemit)

Untuk menuju pulau yang dikenal dengan sebutan pulau sejuta penyu itu harus melalui Desa Pulo Saruk. Lebih baik berangkat dari Kota Medan yang jaraknya lebih dekat dengan bis travel, ongkosnya sekitar Rp100 ribu.

Sesampainya disana, kamu harus menyebrang dengan menggunakan kapal, ada dua pilihan kapal tradisional atau ferry darei Pelabuhan Jembatan Tinggi. Kapal tradisional biasanya berangkat setiap pukul 10 pagi. Sementara kapal ferry hanya hari Senin pukul sembilan pagi. Penyebrangan tidak lamngsung ke Pulau Bangkaru melainkan ke Pulau Balai yang merupakan ibukota kecamatan Pulau Banyak.

Disini pelancong mendatangi YPB untuk mendapatkan izin memasuki Pulau Bangkaru. Sekaligus mengambil paket wisata yang ditawarkan, seperti menginap 3 hari 2 malam dan makan 3 kali sehari. Itu sudah termasuk transportasi antar jemput. Karena tidak ada penjual makanan di Pulau Bangkaru, sebaiknya membawa bekal secukupnya, meskipun di pulau itu sudah disediakan makanan. Biasanya pelancong akan menginap di basecamp ranger.

Sebenarnya ada pula speedboat yang bisa mengantarkan pelancong dari Singkil dengan ongkos sekitar Rp200 ribu. Biasanya memakan waktu sampai 4-5 jam. Itupun bergantung pada situasi dan kondisi cuaca dan ombak laut. (psr)

#Telusur Elok Aceh #Aceh #Wisata Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat baru dibangun setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 07 April 2026
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto mencium seorang anak saat Halalbihalal usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 21 Maret 2026
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Indonesia
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Tradisi
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Tradisi Meugang di Aceh menjadi momen memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Indonesia
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motor ditumpanginya rusak di Samudra Hindia.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Maret 2026
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Indonesia
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Polda Aceh meminta warga tak panik dan terpancing di tengah isu stok BBM tinggal 20 hari lagi. Polisi akan menindak tegas pelaku yang menimbun BBM.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Tradisi
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih dan memasak daging, umumnya sapi atau kambing, untuk disantap bersama keluarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Bagikan