Megawati Ungkap Alasan Jokowi Pilih Anggota BPIP yang Sudah Sepuh

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 01 September 2018
Megawati Ungkap Alasan Jokowi Pilih Anggota BPIP yang Sudah Sepuh

Ketua Dewan Pengarah Badan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri saat tiba di Mabes Polri (istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bercerita tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan mengakui menjalankan pembinaan ideologi Pancasila kepada bangsa Indonesia itu berat.

Megawati menyampaikan hal itu dalam pidatonya pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu 2019 PDI Perjuangan, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/9).

Hadir pada pembukaan Rakornas Pemenangan Pemilu 2019, antara lain, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Menurut Megawati, BPIP dibentuk oleh Presiden Joko Widodo yang semula bernama Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP).

Lembaga UKP-PIP, menurut Megawati, merupakan unit kerja presiden yakni menjadi bagian dari kerja Presiden Joko Widodo. "Dengan bentuk tersebut, jika presiden berganti maka UKP-PIP belum tentu berlanjut, karena mengikuti kebijakan Presiden berikutnya," katanya.

Megawati bersama Presiden Jokowi
Megawati bersama Presiden Jokowi dan artis Christine Hakim, Yenny Wahid serta Banyu Biru. (Biro Setpres)

Padahal, kata dia, kerja pembinaan ideologi Pancasila itu sangat sakral dan penting untuk menjaga persatuan bangsa.

Karena itu, dewan pengarah dan pimpinan UKP-PIP mengusulkan agar bentuk lembaganya diganti menjadi badan, sehingga dapat menjadi lembaga independen dan sama kekuatan hukumnya dengan badan lainnya.

"UKP-PIP kemudian bentuk lembaganya diubah menjadi BPIP," katanya.

Menurut Megawati, anggota Dewan Pengarah BPIP banyak yang usianya sudah lanjut, antara lain, Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Ma'ruf Amin, dan Megawati Soekarnoputri.

"Saya pernah bertanya dengan Pak Jokowi, kenapa Dewan Pengarah BPIP banyak yang sudah sepuh. Pak Jokowi menjawab, kalau sudah sepuh, sudah tidak mengutamakan kepentingan duniawi lagi," katanya.

Peserta Rakornas Pemenangan Pemilu 2019, pun tertawa. Megawati juga mengakui menjalankan pembinaan ideologi Pancasila saat ini cukup berat karena tantangannya juga semakin berat. (*)

#Megawati Soekarnoputri #BPIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Bagikan