Headline

Megawati Lantik Risma Jadi Ketua DPP PDI Perjuangan

Eddy FloEddy Flo - Senin, 19 Agustus 2019
 Megawati Lantik Risma Jadi Ketua DPP PDI Perjuangan

Tri Rismaharini (kiri) dilantik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP Jakarta, Senin (19/8) (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Megawati Soekarnoputri melantik Tri Rismaharini, yang merupakan Wali Kota Surabaya, sebagai Ketua DPP PDIP bidang kebudayaan.

Pelantikan dilaksanakan di kantor pusat DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (19/8), dihadiri sejumlah petinggi partai seperti Sekjen Hasto Kristiyanto, Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi (Situation Room) PDIP M. Prananda Prabowo, serta para Ketua DPP dan Wakil Sekjen. Di antaranya adalah Puan Maharani, Nusyirwan Soejono, Hamka Haq, Ahmad Basarah, Djarot Saiful Hidayat, Ribka Tjiptaning, dan Arif Wibowo.

Baca Juga: Sindir Megawati, Demokrat: Zaman SBY Tak Ada Partai Minta Jatah Menteri Secara Terbuka

"Yang saya hormati dan cintai, Ibu Tri Rismaharini, yang pada kongres PDI Perjuangan kelima telah ditetapkan sebagai seorang DPP partai bidang kebudayaan," begitu kata Megawati mengawali prosesi pengambilan sumpah.

Pelantikan Tri Rismaharini sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan
Megawati Soekarnoputri melantik Tri Rismaharini sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan (MP/Ponco Sulaksono)

"Sesuai keputusan kongres, setiap DPP partai harus dilantik dengan mengucapkan janji jabatan yang dipandu ketua umum. Apakah ibu bersedia mengucapkan janji jabatan?" tanya Megawati lagi.

"Siap, saya bersedia," jawab Risma.

Selanjutnya Risma mengucapkan janji jabatan yang dipandu oleh Megawati. Setelahnya, dia menekan janji tersebut.

Berikut isi sumpah jabatannya:

Janji jabatan

Bahwa saya diangkat sebagai dewan pimpinan pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masa bakti 2019-2024‎, akan setia dan taat sepenuhnya kepada;

a. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
b. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PDI Perjuangan
c. Piagam dan program perjuangan PDI Perjuangan dan segala ketentuan partai yang berlaku.

Baca Juga: Kata Pengamat tentang Pertemuan AHY dan Megawati Soekarnoputri

Dua, bahwa saya, akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat dan disiplin partai, serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai, keberhasilan program perjuangan partai daripada kepentingan pribadi.

Tiga, bahwa saya, akan memegang rahasia partai yang menurut sifatnya, harus saya rahasiakan.

Empat, bahwa saya, akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan partai dengan asas kekeluargaan.

Lima, bahwa saya, akan bekerja dengan jujur, adil, rajin dan bersemangat untuk kepentingan partai, negara dan bangsa."(Pon)

Baca Juga: Makna Ganda Pertemuan Megawati dan Prabowo

#Tri Rismaharini #DPP PDIP #Megawati Soekarnoputri #PDI Perjuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan