Megawati Harap TVRI Lebih Kreatif di Tengah Menjamurnya Stasiun TV Swasta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 12 Juni 2023
Megawati Harap TVRI Lebih Kreatif di Tengah Menjamurnya Stasiun TV Swasta

Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri saat penandatanganan MoU antara LPP TVRI dengan BRIN di Gedung TVRI, Jakarta, Senin (12/6). (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri menitipkan pesan kepada Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI untuk bisa menunjukkan semangat juangnya dalam mencerdaskan bangsa.

Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutannya di acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara LPP TVRI dengan BRIN di Gedung TVRI, Jakarta, Senin (12/6).

"Karena itu lah kepada seluruh jajaran TVRI saya menitipkan hal yang sama, kalau TVRI itu penuh dengan semangat juang. Semangat ini hanya bisa lahir apabila ada ide dan imajinasi tentang masa depan. Kita mesti kreatif," kata Megawati.

Baca Juga:

Megawati Tak Ingin Hasil Riset Anak Negeri Hanya Masuk Laci

Ia mengingatkan bahwa TVRI harus bisa menjadi pionir di tengah maraknya stasiun TV-TV swasta.

"Yang paling baru seperti itu adalah dia menjadi pionir, lalu semangat pionir kita itu di mana, kapan gitu. Jadi mestinya kan begitu, setiap lini biar masyarakat kita itu ikut berjuang. Terus ini bukan buat saya, tetapi buat generasi yang akan datang," ungkapnya.

Presiden kelima RI itu lantas menceritakan soal dirinya diingatkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang pentingnya menyiapkan diri untuk menghadapi bonus demografi.

Menurut Megawati, Indonesia kekinian dalam posisi yang diuntungkan karena bonus demografi. Sebab di negara-negara lain, yang terjadi adalah piramida terbalik di mana lebih banyak populasi manusia usia lanjut atau manula.

"Pak Jokowi memanggil kami, 'Ibu ini tahu akan ada (bonus demografi)'. 'Sudah saya dengar'. Bonus demografi yaitu usia kita, rakyat yang usianya itu 16 sampai 60, sebenarnya itu usia produktif," tuturnya.

Baca Juga:

Megan Fox akan Ejek Pemain yang Kalah di Gim Diablo IV

Banyak negara yang justru piramida terbalik di mana mayoritas masyarakatnya adalah manula. Sehingga produktivitas warga negara demikian akan cenderung menurun. Berbeda dengan negara seperti Indonesia.

Maka TVRI bisa berperan besar agar semua elemen menjadi satu rampak barisan menuju hal yang sama. Dalam rangka memotivasi TVRI, Megawati menceritakan bagaimana stasiun televisi milik negara itu dibangun oleh kecerdasan Proklamator dan Presiden pertama RI Sukarno.

Ia mengingatkan, kala Bung Karno berhasil membujuk Jepang hingga kemudian memberikan biayanya dalam bentuk rampasan kepada bangsa kita, lalu dialihkan untuk membangun stasiun TV pertama milik negara. Itulah TVRI.

"Kebayang enggak ya saya suka pikir kalau bapak saya ndak berjuang bikin TV lalu dan itu uangnya bukan uang kita loh. Itu rampasan dari Jepang. Menurut saya, saya kan pernah presiden pernah wapres gitu, beliau itu (Sukarno) negosiator yang handal,” kata Megawati. (Pon)

Baca Juga:

Anak Buah Megawati Yakin Kaesang Maju Pilkada 2024 Lewat PDIP

#BRIN #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesiaku
Spesies Baru Rhododendron Ditemukan di Sulteng, Namanya Diambil dari Tokoh Adat Suku Pamona
Spesies baru Rhododendron yombuwurii di Sulawesi Tengah. Nama diambil dari tokoh adat Pamona, Pendeta Yombu Wuri.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Spesies Baru Rhododendron Ditemukan di Sulteng, Namanya Diambil dari Tokoh Adat Suku Pamona
Indonesia
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
BRIN menegaskan kejadian itu menjadi bahan evaluasi pihaknya, agar hal tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Indonesia
Rencana Penutupan Prodi, BRIN Tegaskan Pentingnya Transformasi Kurikulum
Gagasan Mendiktisaintek sebenarnya bagian dari upaya menyelamatkan pendidikan tinggi di Indonesia agar tidak tertinggal dari kecepatan perkembangan industri.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Rencana Penutupan Prodi, BRIN Tegaskan Pentingnya Transformasi Kurikulum
Indonesia
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Bung Karno telah meramalkan ketidakstabilan akibat kapitalisme dan imperialisme sejak dekade 1920-an.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Indonesia
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Dubes Jerman kagum dengan peran Soekarno saat ini dalam menggerakkan kebangkitan negara di wilayah Asia dan Afrika.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Indonesia
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka Sekolah Partai bagi pengurus daerah se-Indonesia. Acara ini dilaksanakan luring dan daring.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Buka Sekolah Partai, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Rakyat dan Jaga Integritas
Bagikan