Megawati: Di Tengah Dansa Politik yang Terjadi, Jangan Pernah Gadaikan Idealisme
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (tengah). (Foto: Ist)
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya untuk teguh dalam idealisme dan sikap kesatria. Dia juga mengingatkan loyalitas dalam berpolitik seperti ditunjukkan para senior seperti FX Hadi Rudyatmo dan Rachmat Hidayat.
Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato dalam rapat PDIP yang diikuti ratusan kader partai berlambang banteng moncong putih dan disiarkan secara daring, Senin (16/10).
Megawati awalnya mengatakan, PDIP merupakan partai rakyat yang bergerak dan berpolitik dengan mengedepankan kegotongroyongan. Menurutnya, spirit tersebut sesuai dengan semangat proklamator RI Sukarno ketika melahirkan falsafah bangsa, Pancasila.
Baca Juga:
Megawati Resmikan Kantor DPC PDIP Solo, Gibran Absen
"Kita adalah partai rakyat yang bergerak dengan jati diri kebudayaan bangsa. Kebudayaan bangsa kita, mengapa Bung Karno bilang kalau Pancasila dijalankan, diejawantahkan ke lapangan, itu namanya gotong royong. Kebudayaan kita ini sebenarnya gotong royong, lho. Jangan lupa itu. Jangan hanya mencari kepentingan diri sendiri saja," ujarnya.
Megawati kemudian mengingatkan para kader PDIP bisa mencontoh anggota senior seperti FX Hadi Rudyatmo atau Rudi, dan Ketua PDIP NTB Rachmat Hidayat yang tetap loyal terhadap garis-garis kebijakan partai.
Putri Bung Karno itu mengatakan, Rudi dan Rachmat ialah sosok yang tahu betapa sulitnya menjadi kader PDIP saat era sulit, tetapi kedua tokoh itu tetap loyal bersama partai.
"Kalian sudah enak, lho, ikut PDI Perjuangan. Boleh tanya Pak Rudi, Pak Rahmat, dan lain sebagainya yang dahulu ikut dengan saya di PDI, seperti apa susahnya membesarkan partai itu. Sekarang kalian tinggal menikmati, menikmati kemenangan," ujarnya.
Baca Juga:
Megawati Sebut Pertimbangan Cawapres Ganjar Bukan Cuma Elektoral
Megawati menyebut, setiap kader PDIP harus mengedepankan sikap kesatria dan menepati janji dalam berpolitik meskipun belakangan muncul dansa-dansa menjelang Pemilu 2024. Toh, kata Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu, PDIP adalah partai yang selalu menepati janji dan setia terhadap konstitusi.
"Kita bukan partai yang tidak pernah menepati janji, kita partai yang loyal dan setia pada jalan konstitusi dan jalan kerakyatan, karena itulah di tengah dansa politik yang masih terjadi, jangan pernah menggadaikan idealisme berpolitik itu. Jangan pernah tinggalkan sikap kesatria dalam berpolitik,” tegas Megawati. (Pon)
Baca Juga:
Sekjen PSI Respons soal Rencana Pertemuan Kaesang dan Megawati
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP