Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Megawati: Di Tengah Dansa Politik yang Terjadi, Jangan Pernah Gadaikan Idealisme

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 16 Oktober 2023
Megawati: Di Tengah Dansa Politik yang Terjadi, Jangan Pernah Gadaikan Idealisme

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (tengah). (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya untuk teguh dalam idealisme dan sikap kesatria. Dia juga mengingatkan loyalitas dalam berpolitik seperti ditunjukkan para senior seperti FX Hadi Rudyatmo dan Rachmat Hidayat.

Hal itu disampaikan Megawati saat berpidato dalam rapat PDIP yang diikuti ratusan kader partai berlambang banteng moncong putih dan disiarkan secara daring, Senin (16/10).

Megawati awalnya mengatakan, PDIP merupakan partai rakyat yang bergerak dan berpolitik dengan mengedepankan kegotongroyongan. Menurutnya, spirit tersebut sesuai dengan semangat proklamator RI Sukarno ketika melahirkan falsafah bangsa, Pancasila.

Baca Juga:

Megawati Resmikan Kantor DPC PDIP Solo, Gibran Absen

"Kita adalah partai rakyat yang bergerak dengan jati diri kebudayaan bangsa. Kebudayaan bangsa kita, mengapa Bung Karno bilang kalau Pancasila dijalankan, diejawantahkan ke lapangan, itu namanya gotong royong. Kebudayaan kita ini sebenarnya gotong royong, lho. Jangan lupa itu. Jangan hanya mencari kepentingan diri sendiri saja," ujarnya.

Megawati kemudian mengingatkan para kader PDIP bisa mencontoh anggota senior seperti FX Hadi Rudyatmo atau Rudi, dan Ketua PDIP NTB Rachmat Hidayat yang tetap loyal terhadap garis-garis kebijakan partai.

Putri Bung Karno itu mengatakan, Rudi dan Rachmat ialah sosok yang tahu betapa sulitnya menjadi kader PDIP saat era sulit, tetapi kedua tokoh itu tetap loyal bersama partai.

"Kalian sudah enak, lho, ikut PDI Perjuangan. Boleh tanya Pak Rudi, Pak Rahmat, dan lain sebagainya yang dahulu ikut dengan saya di PDI, seperti apa susahnya membesarkan partai itu. Sekarang kalian tinggal menikmati, menikmati kemenangan," ujarnya.

Baca Juga:

Megawati Sebut Pertimbangan Cawapres Ganjar Bukan Cuma Elektoral

Megawati menyebut, setiap kader PDIP harus mengedepankan sikap kesatria dan menepati janji dalam berpolitik meskipun belakangan muncul dansa-dansa menjelang Pemilu 2024. Toh, kata Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu, PDIP adalah partai yang selalu menepati janji dan setia terhadap konstitusi.

"Kita bukan partai yang tidak pernah menepati janji, kita partai yang loyal dan setia pada jalan konstitusi dan jalan kerakyatan, karena itulah di tengah dansa politik yang masih terjadi, jangan pernah menggadaikan idealisme berpolitik itu. Jangan pernah tinggalkan sikap kesatria dalam berpolitik,” tegas Megawati. (Pon)

Baca Juga:

Sekjen PSI Respons soal Rencana Pertemuan Kaesang dan Megawati

#PDIP #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan