Mega Turun Tangan, Mantan Duet Jokowi Akhirnya Mau Jadi Petinggi PDIP

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 15 Juli 2019
Mega Turun Tangan, Mantan Duet Jokowi Akhirnya Mau Jadi Petinggi PDIP

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato pada Rakornas PDIP. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP kembali menunjuk F.X. Hadi Rudyatmo sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo periode 2019-2024 dalam forum Konferensi Daerah (Konferda) PDIP di Panti Marhaen Semarang, Jawa Tengah, semalam.

Rudy, yang pernah menjadi duet Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Solo itu, sempat menolak tiga utusan DPP PDIP yang membacakan surat rekomendasi penunjukkan sebagai ketua DPC PDIP Solo selama lima kali beruntun itu.

Baca Juga: Pulang Kampung, Jokowi Bernostalgia di Kantor Lama

Penolakan Rudy itu lalu disampaikan pada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Tak butuh waktu lama, Magawati langsung menghubungi Wali Kota Solo itu. Ia pun tidak bisa mengelak mendapatkan tugas tersebut.

jokowi dan fx
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo. Foto: MP

Dalam kesempatan itu, Megawati menegaskan melalui telepon kalau rekomendasi penunjukkan kembali Rudy merupakan keputusan terbaik untuk Solo. Keputusan itu tertuang dalam Surat nomor 5715/IN/DPP/VII/2019 tentang Rerekomendasi Rancangan Calon Ketua, Sekretaris, Bendahara DPC PDI Perusahaan Kota Surakarta Masa Bakti 2019-2024.

"Dia (Rudy) kaget mendengar surat rekomendasi DPP PDIP itu. Apalagi, sebelumnya tidak mau dicalonkan lagi menjadi ketua DPC PDIP dengan alasan sudah 20 tahun jadi ketua," kata Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, saat dihubungi MerahPutih.Com.

Baca Juga: Wali Kota Solo Minta Keluarga Jokowi Akuisisi Saham Laskar Sambernyawa

Ketika dikonfirmasi, Rudy membenarkan terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Solo dalam forum Rakerda serentak di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Ya jika memang Ibu Megawati menugaskan saya lagi mau tidak mau harus saya jalankan. Ini perintah partai tidak bisa dilanggar," tutup Wali Kota Solo itu. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.comuntuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Amin Menang, Wali Kota Solo Cukur Gundul

#PDIP #FX Hadi Rudyatmo #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Bagikan