Mayoritas Pelaku Perusakan Aeon Mall Anak-anak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 26 Februari 2020
Mayoritas Pelaku Perusakan Aeon Mall Anak-anak

Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Polisi menetapkan delapan tersangka penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) kemarin. Enam dari delapan tersangka masih di bawah umur.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, delapan tersangka merupakan massa yang ikut demonstrasi menuntut pihak JGC sebagai pengelola Aeon Mall penyebab permukiman warga dilanda banjir.

Baac Juga:

Pemprov DKI Sebut AEON Mall Cakung Belum Penuhi Kewajiban Buat Waduk

"Pelaku melakukan kekerasan bersama-sama, diawali dengan mendorong dan merusak pagar, kemudian melempari mal dengan batu, kayu daan sebagainya," kata Suyudi di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2).

Dia melanjutkan, setelah aksi perusakan itu, polisi datang ke tempat kejadian dan melakukan investigasi. Dari hasil investigasi tersebut, ditetapkan delapan orang menjadi tersangka.

 Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

"Kami lakukan investigasi dari penyelidikan tim terpadu berhasil diamankan 23 orang dibawa ke komando Jakarta Timur dan di lakukan pemeriksaan sehingga delapan orang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana kekerasan," ujar Suyudi yang mengenakam kemeja putih ini.

Suyudi menegaskan, peran para pelaku dalam aksi perusakan Aeon Mall kemarin pagi berbeda-beda. Ada yang merusak pagar, pos sekuriti, dan memecahkan kaca Aeon Mall dengan menggunakan batu, balok kayu, dan linggis.

"Para pelaku dijerat dengan pasal 170 juncto 160 dan 406 dengan acaman hukuman diatas 5 tahun penjara," jelas dia.

Baca Juga:

Polisi Tangkap 24 Orang Terkait Kerusuhan di AEON Mall Cakung

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan, perusakan ini berlangsung secara spontan.

"Mereka di sana mengadukan terkait pengelolaan air yang ditampung di waduk JGC. Di mana mereka menganggap pegelolaanya tidak optimal sehingga ketika air di waduk JGC meluap mengakibatkan banjir di beberapa RW di sekitar JGC," jelas Arie.

Ayah dua orang anak ini menjelaskan, pihaknya sudah memediasi antara warga dengan pengelola JGC soal penanganan banjir ke depanya.

"Sudah ada solusi akan segera dilaksanakan kegiatan pembuatan sakuran di mana nanti air yang ada di waduk JGC dialirkan ke Banjir Kanal Timur. Sudah didatangkan alat berat untum meminimalisir mengalurkan volum debit air yang ada di waduk JGC," sebut Arie. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Seorang Pelaku Penyerangan AEON Mall Jakarta Timur

#Tindak Kekerasan #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Secara total 152 anak ditangkap, 149 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 lainnya merupakan perempuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Indonesia
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Sebanyak 153 anak diamankan saat kerusuhan demo di DPR. Polisi pun mendalami dugaan eksploitasi anak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Indonesia
Polisi Pastikan Perusakan Senayan Bukan Ulah AMPB, Tapi Massa Perusuh
Polda Metro Jaya menegaskan perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan bukan dilakukan pendemo AMPB, melainkan massa perusuh.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Polisi Pastikan Perusakan Senayan Bukan Ulah AMPB, Tapi Massa Perusuh
Indonesia
Polda Metro Jaya Ungkap 63 Orang Diamankan Jelang Aksi 27 Agustus, Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
Polda Metro Jaya mengungkap 63 orang diperiksa terkait aksi 27 Agustus. Puluhan orang diduga terafiliasi kelompok anarko dan disiapkan untuk aksi kekerasan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Ungkap 63 Orang Diamankan Jelang Aksi 27 Agustus, Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
Indonesia
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Kelompok ini melakukan penyebaran flyer provokatif di media sosial dan penggalangan donasi.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Polda Metro Tangkap Terduga Penyusup Bawa Sajam dan Molotov Jelang Aksi Demo, Diduga Ingin Berbuat Rusuh
Barang-barang bukti merupakan barang yang dilarang untuk dibawa dalam penyampaian pendapat berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polda Metro Tangkap Terduga Penyusup Bawa Sajam dan Molotov Jelang Aksi Demo, Diduga Ingin Berbuat Rusuh
Indonesia
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Polisi menemukan sajam dan barang berbahaya lainnya menjelang demo 27 Agustus 2026. Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan aliran dana.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Lalu lintas Jakarta saat demo 27 Agustus 2026 tetap normal. Polda Metro Jaya menyebutkan, bahwa tidak ada penutupan jalan.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Polda Metro Jaya meminta warga tetap tertib saat aksi demo 27 Agustus 2026 di Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Bagikan