Pesona Indonesia

Masyarakat Badui Rayakan Selamatan Padi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 17 Desember 2017
Masyarakat Badui Rayakan Selamatan Padi

Tetua masyarakat Kampung Gajeboh Baduy Luar (Foto: MP/Sucitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah tradisi pertanian masih terjaga dengan baik oleh masyarakat Badui di Lebak, Banten. Salah satunya selamatan padi. Perkampungan masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak sejak empat hari terakhir ini ramai merayakan selamatan padi.

"Perayaan itu diramaikan dengan permainan musik angklung mulai pukul 20.00 WIB sampai 03.20 WIB," kata Santa (45) seorang warga Badui saat dihubungi di Lebak, Sabtu (16/12).

Selama ini, antarkampung di permukiman kawasan masyarakat Badui secara bergiliran merayakan selamatan padi agar tanaman padi huma yang ditanam menghasilkan produksi melimpah.

Masyarakat Badui pada November 2017 sudah tanam padi huma secara serentak sesuai kalender adat.

Biasanya, setelah selesai tanam padi huma maka masyarakat Badui kembali ke perkampungan untuk merayakan selamatan padi dengan menghibur musik angklung yang terbuat dari bambu.

Bunyi angklung berirama juga bersahutan dan diiringi dengan nyanyian hingga semalam suntuk.

Perayaan selamatan padi, selain menghibur juga bisa berkumpul bersama saudara dan tetangga.

Sebab, masyarakat Badui selama bertani padi huma mereka tinggal di hutan-hutan garapan.

"Kami sendiri kembali ke kampung di Cipiit Desa Kanekes bisa dihitung dalam setahun, karena memiliki garapan di kawasan hutan milik Perum Perhutan di Kecamatan Gunungkencana," katanya.

Menurut dia, semua warga Badui mengandalkan kehidupan ekonominya bertani ladang dengan tanam padi, pisang, tebu endog, sayuran, singkong, palawija.

Selain itu juga tanaman keras, seperti albasia, mahoni, jati yang dijadikan sebagai tanaman tabungan masa depan.

Mereka bertani ladang,selain di lahan hak tanah adat ulayat Badui juga menyewa lahan ke luar lahan hak adat juga menggarap lahan Perum Perhutani.

Lahan hak garap pertanian Badui tersebar di Kecamatan Leuwidamar, Sobang, Cirinten, Cimarga, Cileles, Gunungkencana,Muncang dan Bojongmanik.

"Semua warga Badui berprofesi petani sehingga belum pernah warga Badui terjadi kerawanan pangan," katanya.

Tokoh Badui juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Saija sebagaimana dilansir Antara mengatakan perayaan selamatan padi hampir dirayakan semua kampung yang ada di kawasan tanah hak ulayat Badui.

Perayaan selamatan padi untuk mempererat silatuhrahmi sehingga mereka bisa berkumpul dengan saudara, teman dan tetangga.

Mereka merayakan itu dengan hiburan musik angklung hingga semalam suntuk.

"Kami terus melestarikan kesenian angklung karena khas warga Badui," katanya.(*)

#Suku Baduy #Suku Baduy Di Banten #Padi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Produksi beras pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 5,04 juta ton atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
ShowBiz
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
Sosok yang memiliki segudang pengalaman bermusik fenomenal ini dikenal publik bersama band Padi sejak akhir 90-an hingga 2000-an.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
Fun
Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya
Dirilis pada tahun 2007, “Jangan Datang Malam Ini” masuk dalam album studio kelima Padi yang bertajuk Tak Hanya Diam.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya
Indonesia
Warga Baduy Jadi Korban Pembegalan, Walkot Jakpus Harap Polisi Tangkap Pelaku
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat sepenuhnya mendukung upaya penegakan hukum atas kasus yang terjadi.
Dwi Astarini - Jumat, 14 November 2025
 Warga Baduy Jadi Korban Pembegalan, Walkot Jakpus Harap Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS di Jakarta, Dinkes DKI Telah Terima Rekaman CCTV Perlihatkan Perawatan Pasien
Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Ibu Kota memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.
Dwi Astarini - Jumat, 14 November 2025
Warga Baduy Korban Begal Ditolak RS di Jakarta, Dinkes DKI Telah Terima Rekaman CCTV Perlihatkan Perawatan Pasien
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Dinas Kesehatan DKI juga menerima rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memvisualisasikan pemberian layanan medis kepada pasien
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Non-Diskriminatif, Dinkes Ungkap Fakta CCTV dan Alur Pelayanan Pasien Baduy Korban Begal
Indonesia
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Penolakan RS terhadap Warga Baduy Korban Begal
Gubernur DKI Pramono Anung membantah isu rumah sakit di Cempaka Putih menolak warga Baduy korban begal. Ia sebut insiden itu hanya kesalahpahaman bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Penolakan RS terhadap Warga Baduy Korban Begal
ShowBiz
Padi Reborn Hadirkan Lagu 'Ego', Babak Baru Penanda 28 Tahun Bermusik
Ego menjadi lagu pembuka dari album penuh kedelapan Padi Reborn bertajuk Dua Delapan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 November 2025
Padi Reborn Hadirkan Lagu 'Ego', Babak Baru Penanda 28 Tahun Bermusik
Indonesia
Di Kawasan Adat Baduy Tidak Akan Berdiri Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya
Di Desa Kanekes, Banten, wilayah tempat tinggal masyarakat adat Baduy, kendala utama yang ditemukan adalah perbedaan budaya dan isu terkait administrasi kependudukan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 Juli 2025
Di Kawasan Adat Baduy Tidak Akan Berdiri Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya
Lifestyle
Desainer Syukriah Rusydi Tampilkan Kain Khas Baduy Jawa di Moscow Fashion Week
Desainer Syukriah Rusydi menampilkan koleksinya di Moscow Fashion Week. Ia membawa kain khas Baduy dalam gelaran tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 23 Maret 2025
Desainer Syukriah Rusydi Tampilkan Kain Khas Baduy Jawa di Moscow Fashion Week
Bagikan