MERAHPUTIH.COM - NAMA Yoyo telah dikenal luas sebagai drumer band Padi. Sosok yang memiliki segudang pengalaman bermusik fenomenal ini dikenal publik bersama band Padi sejak akhir 90-an hingga 2000-an.
Yoyo alias Surendro Prasetyo pernah menjadi salah satu sosok ikon di skena musik. Pria kelahiran Jakarta itu sejak belia mendedikasi dirinya untuk belajar drum. Keseriusannya itu mengantarkan pada pencapaian luar biasa dan bergengsi untuk anak seusianya, yakni meraih gelar Best Drummer se-Jawa-Bali pada usia 13 tahun.
Karier profesionalnya di musik ditandai sejak bergabung dengan Soda, yang kemudian di-branding menjadi Padi pada 8 April 1997. Ketika itu, Yoyo berusia 22 tahun. Walaupun usianya masih terbilang sangat muda saat itu, bakatnya yang lihai menabuh drum sangat diakui di kalangan musisi dan dijuluki 'drummer terbaik'.
Yoyo hadir dengan stage performance yang kharismatik, memiliki akar kuat di musik rock dan metal tercatat pernah tergabung dalam Andromeda, lalu bekerja juga di kompilasi Indonesia Rock and Metal Vol 1. Yoyo juga dikenal punya teknik drum yang ciamik serta permainan drum yang soulful. Pembawaan diri yang santai dan karismatik di belakang drum kit, merepresentasikan sosok musisi yang 'dingin', tapi sangat berbakat, yang menjadi panutan anak band masa itu.
Baca juga:
Bersama Padi, Yoyo merilis album perdana Lain Dunia pada 1999, yang melambungkan nama mereka dengan hit seperti Mahadewi dan Sobat. Popularitas yang memuncak, tak membuat Yoyo terus hadir di kalangan penggemar. Yoyo sempat hiatus dari pada 2011 karena skandal narkotika. Ia ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Aksinya tersebut diciduk tepat di Apartemen Sudirman Park, Tower B, Jakarta Pusat.
Akibat aksi penyalahgunaan tersebut, mantan suami Rossa ini akhirnya divonis hukuman satu tahun penjara (atau rehabilitasi) pada Agustus 2011 karena terbukti menggunakan narkoba. Walaupun dihadapkan masa tahanan di balik jeruji, sebelum akhirnya masik ke sana, Yoyo sempat merilis lagu Tempat Terakhir. Lagu yang dibuat bersama Fadly (vokalis Padi) ini beredar di radio sebelum Yoyo tertangkap pada Maret 2011.
Setelah Yoyo tersandung kasus narkoba, pihak managemen Sony tak mengganti posisi sang drummer dengan personel baru. Anggota Padi justru menyepakati menantikan masa hukuman Yoyo berakhir dan tak menggantikannya dengan siapa pun. Namun, bak botol kehilangan tutupnya, Padi justru terasa tak lengkap. Kondisi tersebut sempat memicu masa vakum yang cukup panjang bagi mereka yang saat itu termasuk sedang menikmati pucuk popularitas.
Beberapa anggota Padi akhirnya sibuk mengurusi kegiatan solo dan pekerjaan lainnya. Setelah hiatus selama kurang lebih tujuh tahun, Padi akhirnya kembali dengan semangat kelahiran yang baru, menamai band mereka Padi Reborn.
Padi Reborn hadir dengan formasi lengkap, tentu ada Yoyo sebagai drumer, Fadly sebagai vokal, Piyu sebagai gitar, Ari sebagai gitar, dan Rindra sebagai bass. Padi Reborn kembali pada 2018. Penampilan debut Padi Reborn terjadi di Synchronize Festival 2018 dengan membawakan lagu Sang Penghibur.
Setelah itu, Padi Reborn kali pertama menggelar konser tunggal pada 20 Agustus 2022 bertajuk Konser Perak 25 Tahun Padi Reborn di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Belum lama ini, Padi Reborn juga menggelar konser tunggal mereka tahun ini. Mereka menggelar perayaan 28 tahun perjalanan mereka di industri musik Tanah Air dengan Konser Dua Delapan, sekaligus merampungkan era perilisan album Dua Delapan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Pada April 2026, Padi Reborn resmi merayakan 29 tahun kehadiran di industri musik Indonesia.
Diskografi Yoyo Drummer Padi Reborn
Walaupun sebagai drummer kerap duduk paling belakang di antara personel band, musikalitas Yoyo bisa dibilang paling terdepan. Ia tak cuma lihat menabuh drum dan simbal, tapi juga merangkai lirik yang indah.
Beberapa lagu pop populer era 2000-an yang dibawakan musisi solo merupakan lagu ciptaaanya, seperti Telanjur Cinta (2009) yang dipopulerkan Rossa berduet dengan Pasha Ungu dalam album Rossa, Andromeda (1990-1993) untuk band Andromeda dan ikut membuat lagu dalam kompilasi Indonesia Rock and Metal Vol 1 Doa Yang Terlupa (1990) dan Vol 3 Lamunan (1993).(Tka)