MerahPutih.com - Padi, salah satu grup band ternama di Indonesia, pernah mempopulerkan sebuah singel berjudul “Jangan Datang Malam Ini”. Lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan musikal mereka yang cukup berkesan di industri musik Tanah Air.
Lagu Abadi Sepanjang Zaman
Dirilis pada tahun 2007, “Jangan Datang Malam Ini” masuk dalam album studio kelima mereka yang bertajuk Tak Hanya Diam. Album itu sendiri menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Padi.
Baca juga:
Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya
Kehadiran lagu “Jangan Datang Malam Ini” dalam album itu turut memperkuat karakter musik Padi yang dikenal dengan lirik emosional serta aransemen yang khas, sehingga masih dikenang oleh para pendengar hingga kini.
Lirik Konstradiksi
“Jangan Datang Malam Ini” bercerita tentang seseorang yang berusaha menutup lembaran masa lalu, meski masih dihantui oleh kehadiran sosok yang pernah berarti. Liriknya penuh kontradiksi dengan perasaan penolakan, keraguan, sekaligus keteguhan hati dan harapan.
Baca juga:
31 Januari 2026, Padi Reborn Tutup Rangkaian Perayaan 28 Tahun Perjalanan
Jangan Datang Malam Ini - Padi
Kau datang mengejutkan diriku
Menikam hatiku, detak jantungku
Sesungguhnya 'ku tak inginkan dirimu
Di saat ini, di tempat ini
Di pelupuk hatiku melupakanmu
Di pusara jiwaku
Pernah 'ku memiliki
Kisah tersembunyi dalam hidupku
Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Apa pun yang terjadi
Kau tahu, sebenarnya hidupku
Sudah menyenangkan
Saat ini sudah cukup
Cukup sudah
Cukup sudah
Kuberbahagia
Tak sepatutnya kita berjumpa lagi
Tak sepantasnya aku
Menyimpan perasaan di satu tanganku yang lain
Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Semua telah berakhir di hari itu
Tak perlu kususun lagi serpihan yang dulu
Aku tak bisa menjadikan semuanya sempurna
Hanya keinginan yang terbaik
Bagi semua
Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) ...
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Kau datang di sini
Terlanjur mengejutkanku.
(Far)