Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya

Padi merilis lagu ini “Jangan Datang Malam Ini” pada 2007. (foto: dok/padi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Padi, salah satu grup band ternama di Indonesia, pernah mempopulerkan sebuah singel berjudul “Jangan Datang Malam Ini”. Lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan musikal mereka yang cukup berkesan di industri musik Tanah Air.

Lagu Abadi Sepanjang Zaman

Dirilis pada tahun 2007, “Jangan Datang Malam Ini” masuk dalam album studio kelima mereka yang bertajuk Tak Hanya Diam. Album itu sendiri menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Padi.

Baca juga:

Jangan Datang Malam Ini Lagu Abadi dari Padi, Simak Nuansa Konstradiksi dalam Liriknya

Kehadiran lagu “Jangan Datang Malam Ini” dalam album itu turut memperkuat karakter musik Padi yang dikenal dengan lirik emosional serta aransemen yang khas, sehingga masih dikenang oleh para pendengar hingga kini.

Lirik Konstradiksi

“Jangan Datang Malam Ini” bercerita tentang seseorang yang berusaha menutup lembaran masa lalu, meski masih dihantui oleh kehadiran sosok yang pernah berarti. Liriknya penuh kontradiksi dengan perasaan penolakan, keraguan, sekaligus keteguhan hati dan harapan.

Baca juga:

31 Januari 2026, Padi Reborn Tutup Rangkaian Perayaan 28 Tahun Perjalanan

Jangan Datang Malam Ini - Padi

Kau datang mengejutkan diriku
Menikam hatiku, detak jantungku
Sesungguhnya 'ku tak inginkan dirimu
Di saat ini, di tempat ini


Di pelupuk hatiku melupakanmu
Di pusara jiwaku
Pernah 'ku memiliki
Kisah tersembunyi dalam hidupku

Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya

Apa pun yang terjadi
Kau tahu, sebenarnya hidupku
Sudah menyenangkan
Saat ini sudah cukup
Cukup sudah
Cukup sudah

Kuberbahagia
Tak sepatutnya kita berjumpa lagi
Tak sepantasnya aku
Menyimpan perasaan di satu tanganku yang lain

Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya

Semua telah berakhir di hari itu
Tak perlu kususun lagi serpihan yang dulu
Aku tak bisa menjadikan semuanya sempurna
Hanya keinginan yang terbaik
Bagi semua

Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila 'ku menafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya

Kau harus datang di sini?
(Malam ini) tak bisa aku hindari
(Maafkan) ...
Bukan saatnya dan bukan waktunya

Kau datang di sini
Terlanjur mengejutkanku.

(Far)

#Padi #Lirik Lagu #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
ShowBiz
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
Lagu ini mengisahkan sepasang insan yang saling mencintai, tetapi harus dihadapkan pada perbedaan keyakinan yang menjadi penghalang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
ShowBiz
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
Secara keseluruhan, Ceritanya Jatuh Cinta mengisahkan seseorang yang sedang dimabuk asmara.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
ShowBiz
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
Setelah tujuh tahun perjalanan musik, OM New Eleng akhirnya merilis album penuh perdana 'Berjoget Sampai Ponyo'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
ShowBiz
Jalesdeva Hadirkan Album Perdana 'Flabbergasted', Rekam Perjalanan Kreatif Sejak 2022
Jalesdeva resmi merilis album penuh perdana 'Flabbergasted'. Menghadirkan kisah tentang perubahan, ketidakpastian, harapan, dan perjalanan bertumbuh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Jalesdeva Hadirkan Album Perdana 'Flabbergasted', Rekam Perjalanan Kreatif Sejak 2022
Lifestyle
Lirik Lengkap Ceritanya Jatuh Cinta Yang Lagi Viral
Kepopuleran lagu ini yang tengah viral di Indonesia juga membuat banyak orang penasaran dengan pesan yang ingin disampaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Lirik Lengkap Ceritanya Jatuh Cinta Yang Lagi Viral
ShowBiz
Makna Lagu 'Micheo Micheo', Cerita Seseorang yang masih Terjebak Kenangan
Lagu Micheo Micheo mengisahkan seseorang yang sedang jatuh cinta begitu dalam hingga terus-menerus memikirkan sosok yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Makna Lagu 'Micheo Micheo', Cerita Seseorang yang masih Terjebak Kenangan
ShowBiz
Lepas dari Label, Daun Jatuh Temukan Kebebasan Baru Lewat Single 'bukan tentangmu'
Daun Jatuh memperkenalkan single terbaru 'bukan tentangmu' sebagai karya perdana setelah menjadi band independen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Lepas dari Label, Daun Jatuh Temukan Kebebasan Baru Lewat Single 'bukan tentangmu'
ShowBiz
Zhafari Rilis Single 'Batas Waktu', Kisah Penantian dalam Perjalanan Menuju Album Perdana
Zhafari menghadirkan single keempat bertajuk 'Batas Waktu' sebagai bagian perjalanan menuju album perdana.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Zhafari Rilis Single 'Batas Waktu', Kisah Penantian dalam Perjalanan Menuju Album Perdana
ShowBiz
Paul Aro Rilis Single 'Biar Kita Jadi Kenangan', Kisah Ikhlas Melepas Orang Tercinta
Paul Aro kembali dengan single Biar Kita Jadi Kenangan, lagu yang mengisahkan proses menerima perpisahan dan belajar mengikhlaskan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Paul Aro Rilis Single 'Biar Kita Jadi Kenangan', Kisah Ikhlas Melepas Orang Tercinta
Bagikan