Masuk Bursa Capres 2024, Airlangga: Ora Mikir Nyambut Gawe Dhisik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 21 Juni 2021
Masuk Bursa Capres 2024, Airlangga: Ora Mikir Nyambut Gawe Dhisik

Airlangga Hartarto (kanan). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pilpres 2024 masih jauh. Namun, sejumlah tokoh sudah bermunculan dalam bursa calon presiden (capres). Salah satunya adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Menanggapi hal tersebut, Airlangga yang juga menjabat Menko Bidang Perekonomian tak sesumbar soal capres tersebut.

"Aja takon, ora mikir, nyambut gawe dhisik (Jangan tanya itu, tidak mikir, kerja dulu)," kata Airlangga saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (20/6).

Baca Juga:

Pengamat: Capres Ideal 2024 yang Mampu Atasi Persoalan Ekonomi

Diketahui, Airlangga melakukan kunjungan sebagai Ketum Partai Golkar dengan menggelar rapat internal bersama 35 DPD Partai Golkar di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah secara virtual pada Jumat (18/6).

Sementara itu, sebagai Menko Bidang Perekonomian, Airlangga berdialog bersama 28 alumni peserta Kartu Prakerja di hotel sama.

Airlangga mengaku, kedatangannya di Klaten untuk menyerahkan bantuan telur ayam pada warga. Hal itu bagian dari kegiatan kampanye makan telur.

"Kegiatan tersebut dibukukan dalam rekor MURI dengan kategori pemberian telur kepada kepala keluarga terbanyak sebanyak 50 ribu butir telor," ucap dia.

 Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (MP/Ismail)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan). (MP/Ismail)

Menurutnya, pemerintah berkomitmen mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ayam dan telur. Ayam dan telur merupakan salah satu solusi untuk persoalan kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

"Terutama dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini konsumsi ayam dan telur diperlukan untuk menambah daya tahan tubuh," ujar Airlangga.

Baca Juga:

Didorong Maju Capres, Megawati Dipastikan Punya Pertimbangan

Selain mengampanyekan makan telur, Airlangga menyampaikan pentingnya industri unggas bagi perekonomian Indonesia. Terlebih ini merupakan peternakan rakyat.

“Saat ini, industri unggas rakyat memiliki kontribusi nyata bagi sektor perekonomian dengan menyerap tenaga kerja sekitar 2 juta orang,” tutup Airlangga. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] NU Gelar Konvensi Capres 2024

#Airlangga Hartarto #Capres 2024 #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Bagikan