Maskapai Dunia Tawarkan Tamasya Tanpa Tujuan

Leonard Leonard - Selasa, 22 September 2020
Maskapai Dunia Tawarkan Tamasya Tanpa Tujuan

Lepas landas dan mendarat di Sydney. (Foto: Unsplash/John Kappa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BINGUNG ya kalau naik pesawat tapi tak punya tujuan. Namun, pengalaman seperti itu justru jadi solusi buat kamu yang rindu naik pesawat di tengah pandemi. Kamu terbang tanpa tujuan, artinya tak perlu mendarat, mengingat semua tempat di dunia belum aman dari COVID-19.

Sejumlah maskapai dunia menawarkan pengalaman tersebut. Maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways, memiliki Great Southern Land Scenic, rute penerbangan lepas landas dari dan kembali mendarat di Sydney. Penerbangan ini tak mendarat di tujuan manapun.

Baca juga:

Peringati Hari Ayah, Pesawat ‘Hello Kitty’ Terbang Tanpa Tujuan

1
Pelanggan setia maskapai merasa terkurung dan ingin pergi. (Foto: Unsplash/Eva Darron)

Lalu, EVA Air yang berbasis di Taiwan menerbangkan penerbangan bertema "Hello Kitty" pulang pergi dari dan ke Taipei pada Agustus, demikian Bangkok Post melaporkan.

ANA Jepang pada Agustus menawarkan penerbangan tamasya singkat dari Tokyo dengan pesawat yang biasanya digunakan dalam penerbangan Honolulu. Maskapai tersebut mengatakan 300 penumpangnya sangat menikmati pengalaman resor Hawaii di bandara dan di dalam pesawat.

Melansir laman USA Today, Singapore Airlines sedang mempertimbangkan apakah akan mencoba konsep tersebut. "Saat ini, rencana tersebut belum ada satu pun yang dijalankan," kata juru bicara James Boyd.

Banyak maskapai penerbangan mengalami penurunan yang signifikan dari minat perjalanan sebagian besar pelancong selama pandemi.

Penerbangan khusus beroperasi atas dasar teori bahwa para pelanggan setia maskapai penerbangan merasa terkurung dan siap untuk pergi ke suatu tempat. Bahkan berakhir dengan tanpa tujuan sekalipun.

Terbukti, penerbangan Qantas yang dijadwalkan pada 10 Oktober, 134 tiketnya dilaporkan terjual habis dalam 10 menit. Dipatok tergantung dari kelasnya, menurut CNN harga tiket berkisar dari Rp8,3 juta hingga Rp40 juta lebih.

Qantas mengatakan penumpang akan melihat Down Under landmarks seperti Great Barrier Reef, formasi batu pasir besar Uluru, kubah batu Kata Tjuta, Teluk Byron yang indah, dan Pelabuhan Sydney dari jendela pesawat tipe Boeing 787 mereka.

Baca juga:

Manuver Terakhir Boeing 747 Milik Qantas

pesawat
Penawaran terbang untuk menghilangkan kejenuhan. (Foto: Pexels/Skitterphoto)

"Bersantailah di langit dengan piyama Qantas saat penerbangan Anda berkeliling negeri dengan beberapa kejutan di sepanjang jalan," ujar pihak Qantas.

Bagi yang tidak terlalu memperhatikan promosinya secara detil, salah satu kejutannya adalah tidak adanya film dalam penerbangan. Maskapai menyarankan penumpang untuk membawa perangkat hiburan mereka sendiri.

Maskapai tersebut mengatakan akan ada lelang amal langsung untuk memorabilia Qantas 747 yang sudah pensiun, asli dan terbatas, serta sesi dalam simulator penerbangan 787. Ada juga makan siang mewah dalam penerbangan, pembawa acara selebriti dan hiburan. (lgi)

Baca juga:

Menikmati Sajian Penerbangan tanpa Terbang ala Thai Airways

#Pesawat #Tiket Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban usai lepas landas dari Jakarta. Pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Makassar.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban usai Lepas Landas, 141 Penumpang Mendarat Selamat di Makassar
Indonesia
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban di udara dan terpaksa melakukan manuver pendaratan dramatis. Cek kronologi lengkap dan nasib 156 penumpang di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan
Melalui skema tersebut, Garuda Indonesia memberikan kepastian jumlah dan berat maksimum setiap koli bagasi tercatat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi, Ini Aturannya dan Jangan Sampai Kelebihan
Bagikan