Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Masih Tarik Ulur, DPW PKS DKI Dukung Aher Jadi Pengganti Sandiaga Uno

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 24 Agustus 2018
Masih Tarik Ulur, DPW PKS DKI Dukung Aher Jadi Pengganti Sandiaga Uno

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Foto: Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Keadilan Sejahtera terus menggodok kader terbaiknya untuk mengisi posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno. Setelah muncul beberapa nama seperti Mardani Ali Sera, Ahmad Syaikhu dan Ahmad Heryawan, sampai kini belum ada kata sepakat antara Gerindra dan PKS.

Di tengah alotnya penentuan sosok pengganti Sandiaga Uno, DPW PKS DKI Jakarta menyatakan siap mendukung Ahmad Heryawan alias Aher untuk diusung jadi calon wakil gubernur DKI.

Ketua DPW PKS DKI, Syakir Purnomo, mengatakan keputusan nama yang diajukan PKS untuk diusulkan sebagai pengganti Sandiaga merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS.

"Siapa pun kader PKS yang diputuskan DPTP PKS untuk diajukan sebagai pengganti Sandiaga merupakan kader terbaik untuk dapat mendampingi Pak Anies Baswedan dalam rangka menjadikan Jakarta maju kotanya dan bahagia warganya," kata Syakir Purnomo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (23/8) kemarin.

Sandiaga Uno
Bakal cawapres Sandiaga Uno di Gedung KPK, Jakarta (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Dengan demikian, kata Syakir, DPW PKS DKI saat ini masih menunggu keputusan dari DPP untuk nama pengganti Sandiaga sebagai Wakil Gubernur DKI karena walaupun Sandiaga sudah mengundurkan diri tapi yang bersangkutan belum resmi diberhentikan sebagai Wakil Gubernur DKI.

"DPRD DKI Jakarta harus menggelar rapat paripurna terkait ajuan pengunduran diri Sandiaga," tuturnya.

Setelah itu, lanjut Syakir, Presiden Joko Widodo menerbitkan Surat Ketetapan bahwa Sandiaga sudah tidak lagi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI.

"Jadi, proses penggantian Sandiaga dilakukan setelah pemberhentiannya ditetapkan Presiden Jokowi. Dengan demikian, ada proses yang cukup panjang," jelas Syakir Purnomo sebagaimana dilansir Antara.

Dikatakan PKS akan selalu mendukung kebijakan dari DPP termasuk apabila nama Aher yang diusulkan menjadi calon Wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Baswedan karena Aher merupakan kader terbaik PKS.

"Jika DPTP PKS memutuskan nama beliau untuk mendampingi Pak Anies, Insya Allah kami siap mendukung Kang Aher dalam menunaikan amanah yang diembankan," ucapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI karena maju menjadi bakal calon Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sri Mulyani Mundur, Hasto: Belum Ada Perubahan di Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

#Ahmad Heryawan #Wakil Gubernur DKI Jakarta #Sandiaga Uno #PKS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Bagikan