Masih Kisruh, Pasar Tanah Abang Tutup Total

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 22 Mei 2019
Masih Kisruh, Pasar Tanah Abang Tutup Total

Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasca bentrok yang terjadi pada Rabu dini hari (22/5) kawasan perbelanjaan Pasar Tanah Abang Blok A-G masih ditutup. Pasalnya akses menuju pusat perbelanjaan terbesar di asia tenggara tersebut masih ditutup.

“Sebenarnya tidak ada perintah tutup, tapi karena akses ke lokasi masih tertutup pedagang memutuskan masih belum membuka tempat berdagang mereka,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya saat meninjau kawasan Pasar Tanah Abang, Rabu (22/5).

Petugas kepolisian menembakan gas air mata ke arah massa aksi saat terjadi bentrokan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.
Petugas kepolisian menembakan gas air mata ke arah massa aksi saat terjadi bentrokan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.

Menurutnya belum bisa dipastikan kapan Pasar tersebut akan dibuka kembali. Hal ini tentunya harus berjalan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.

BACA JUGA: Kawasan Jatibaru Tanah Abang Masih Mencekam

“Saya sudah minta pimpinan pasar melakukan koordinasi dengan aparatur setempat, begitu memang kondisi sudah pulih dan akses kendaraan sudah bisa dilalui agar segera diinformasikan kepada pedagang,” katanya.

Dari pengamatan dilapangan menurutnya sisa-sisa bentrokan kemarin masih terlihat ke arah pasar baik dari arah Jalan Fachrudin dan dari Jalan Wahid Hasyim. Beberapa kendaraan roda dua mulai bisa melintas. Tapi kendaraan roda empat belum bisa karena masih ada sisa batu dan botol berserakan. Hal ini tentunya akan menyulitkan akses warga dan pedagang menuju pasar tanah abang.

“Untuk pengamanan Pasar Blok A dan Blok B ada sekitar 160 orang security ditambah 100 orang perbantuan TNI. Untuk di Blok F sendiri ada 49 orang security dan di Blok G ada 9 orang security, semuanya saling memantau kondisi yang ada di dalam pasar,” katanya

Untuk pasar lainnya saat ini menurutnya masih tetap dilakukan pemantauan. Pihaknya memang belum ada menerima laporan ada pasar lain yang ditutup. Namun para pimpinan pasar diminta memantau dan segera melaporkan jika ada perkembangan di pasar mereka.

Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras
Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras

BACA JUGA: Jakarta Rusuh Sejak Semalam, Anies: 6 Meninggal

“Saat ini dari pemantauan saya masih di Tanah Abang saja yang tutup itupun karena situasional akses jalan, untuk pasar lainnya kita sedang minta diinformasikan jika ada sesuatu hal,” tandasnya. (Knu)

#Tanah Abang #Kerusuhan Massa
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Ketika ditanya berapa besar kerugian akibat kerusuhan, Kombes Cahyo mengaku, belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Indonesia
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Akibat aksi itu, tiga kaca pecah diduga dilempar menggunakan batu berukuran besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
May Day Diwarnai Kerusuhan, Pos Polisi Taman Cikapayang, Bandung, Dibakar
Indonesia
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Pembangunan rusun bersubsidi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Indonesia
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Rencana rusun subsidi di Tanah Abang menuai sorotan DPR. Syafiuddin Asmoro meminta pemerintah memastikan status lahan tak dalam sengketa sebelum pembangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Indonesia
Viral Video Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Video pemalakan sopir bajaj di Tanah Abang viral. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial DP. Tegaskan tak ada toleransi premanisme.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Viral Video Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku
Indonesia
Pemkot Jakpus Awasi Ketat Parkir dan PKL Liar di Tanah Abang Jelang Lebaran
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, memastikan pengawasan parkir liar dan pedagang di kawasan Tanah Abang diperketat selama Ramadan.
Dwi Astarini - Kamis, 26 Februari 2026
Pemkot Jakpus Awasi Ketat Parkir dan PKL Liar di Tanah Abang Jelang Lebaran
Dunia
Kartel Tewaskan 25 Anggota Garda Nasional, Pemerintah Meksiko Pulih Situasi
Sepanjang gelombang kekerasan tersebut, penegak hukum mencatat 85 penghalang jalan ditempatkan di jalan raya federal
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Kartel Tewaskan 25 Anggota Garda Nasional, Pemerintah Meksiko Pulih Situasi
Indonesia
Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak
Tarif parkir Rp 100 ribu di Tanah Abang kini viral. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal menindak tegas jukir liar di kawasan tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak
Indonesia
Saat Wagub Rano Minta Warga Maklumi Juru Parkir Liar di Bulan Ramadan
Ia berujar kehadiran jukir liar itu merupakan suatu hal umum yang biasanya terjadi di awal Ramadan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
Saat Wagub Rano Minta Warga Maklumi Juru Parkir Liar di Bulan Ramadan
Indonesia
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Pemprov DKI Jakarta bersama kepolisian dan TNI telah menindaklanjuti kasus ini dengan menangkap pelaku dan melakukan pembinaan.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib
Bagikan