Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang

Ilustrasi Rusunawa di Jakarta. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB Syafiuddin Asmoro mendukung langkah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang berencana membangun rumah susun (rusun) bersubsidi di atas lahan 3 hektare di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, sekalipun diduga masih dalam proses sengketa.


Menurutnya, pembangunan rusun bersubsidi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan.

“Ini langkah yang baik dan perlu didukung karena kebutuhan hunian di perkotaan semakin tinggi, sedangkan ketersediaan lahan sangat terbatas,” kata Syafiuddin, dikutip Sabtu (18/4).

Meski begitu Syafiuddin menekankan, sebelum proyek pembangunan dilaksanakan, pemerintah harus memastikan status lahan benar-benar jelas dan tidak dalam sengketa. “Lahan harus betul-betul clear. Jangan sampai pembangunan dilakukan di atas lahan yang masih bersengketa, karena ini akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Saat ini, diketahui terdapat klaim kepemilikan antara pemerintah dan pihak swasta. Pemerintah menyatakan lahan tersebut merupakan milik negara, sedangkan pihak swasta juga mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut. Dalam menyikapi kondisi tersebut, ia menyarankan agar kedua belah pihak menempuh jalur hukum untuk memastikan kepemilikan lahan. “Saya sarankan agar persoalan ini dibawa ke pengadilan. Biarkan proses hukum yang menentukan siapa pemilik sah lahan tersebut, apakah pemerintah atau pihak swasta,” ujarnya.

Baca juga:

Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan


Syafiudin menegaskan, sebagai negara hukum, Indonesia harus menjunjung tinggi penyelesaian sengketa melalui mekanisme hukum yang berlaku. “Kita ini negara hukum. Maka setiap sengketa, apalagi terkait dengan aset dan kepentingan publik, harus diselesaikan secara hukum agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” tutupnya.

Sebelumnya, status kepemilikan lahan di Tanah Abang menjadi perdebatan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) dan Ketua Umum Grib Jaya Rosario de Marshall alias Hercules.


Pasalnya pemerintah mengklaim tanah tersebut milik pemerintah, sedangkan pihak Hercules mengatakan tanah tersebut milik seorang ahli waris bernama Sulaeman Efendi.(Pon)

Baca juga:

Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi





#Maruarar Sirait #Hercules #Tanah Abang #Rusun Subsidi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Indonesia
KPP Sudah Tembus Rp 25 Triliun, Ini Rangkaian Program Pemerintah untuk Hunian Masyarakat
Maruarar Sirait mengungkap perkembangan KPP, BSPS, FLPP hingga kebijakan BPHTB dalam upaya memperluas akses hunian layak dan terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
KPP Sudah Tembus Rp 25 Triliun, Ini Rangkaian Program Pemerintah untuk Hunian Masyarakat
Berita Foto
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menggunakan Bront Skylift untuk mengevakuasi penguni Apartemen di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jum'at (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Harga Rusun di Jakarta Ditetapkan Rp 13 Juta Sampai Rp 14,5 Juta Per Meter Persegi, Kredit Bunga 6 Persen
Berdasarkan riset Colliers Indonesia yang menjadi rujukan REI DKI Jakarta, terdapat sekitar 29.000 unit apartemen di Jakarta yang belum terserap pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Harga Rusun di Jakarta Ditetapkan Rp 13 Juta Sampai Rp 14,5 Juta Per Meter Persegi, Kredit Bunga 6 Persen
Indonesia
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Proyek itu menghadirkan hunian vertikal sebanyak 3.784 unit dalam delapan tower dengan fasilitas pendukung berupa 150 unit ritel untuk menunjang kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Pemerintah Kelurahan Kampung Bali akan menertibkan tujuh bangunan semi permanen di atas lahan fasos-fasum. Empat KK sudah pindah, tiga KK masih bertahan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Indonesia
Tahun Depan Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo
Pramono ingin masyarakat memiliki akses hunian yang mudah dan transparan. Menurut dia, penyediaan rumah susun akan menjadi solusi masalah permukiman di Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Tahun Depan Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo
Bagikan