Masih Berpotensi Erupsi, Gunung Soputan Berstatus Waspada

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 10 Oktober 2019
Masih Berpotensi Erupsi, Gunung Soputan Berstatus Waspada

Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut (foto: PVMBG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara dari siaga menjadi waspada.

"Penurunan status tersebut berlaku mulai tanggal 8 Oktober 2019, pukul 16.00 Wita," sebut Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Berapi di Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Devy Kamil Syahbana di Manado, Rabu (9/10), dikutip Antara.

Baca Juga:

Kawasan Puncak Diguyur Hujan, BTNGMb Pastikan Kebakaran di Gunung Merbabu Padam

Dia mengatakan, sebelum diambil keputusan menurunkan status Gunung Soputan telah dilakukan pengamatan secara visual dan instrumental mulai tanggal 1 September hingga 8 Oktober 2019.

 Gunung Soputan dalam status normal. (Foto: instagram.com/clachaanstsycl)
Gunung Soputan dalam status normal. (Foto: instagram.com/clachaanstsycl)

Secara visual, kata dia, tampak kolom asap tinggi maksimum 100 meter berwarna putih tipis hingga sedang di atas puncak kawah.

Selain itu, di atas puncak kawah tidak teramati lagi sinar api.

Sementara itu, dari pengamatan instrumental kegempaan vulkanik didominasi gempa guguran dan embusan.

Baca Juga:

1,5 Hektare Lahan Gunung Papandayan Kebakaran

Sedangkan jumlah gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal, gempa tremor harmonik dan nonharmonik relatif lebih rendah.

Aktivitas salah satu gunung api aktif di Sulut itu masih fluktuatif, belum stabil dan berpotensi erupsi yang diindikasikan masih adanya guguran lava.

 Gunung Soputan. (Foto: instagram.com/clachaanstsycl)
Gunung Soputan. (Foto: instagram.com/clachaanstsycl)

Turunnya jumlah gempa vulkanik mengindikasikan terjadinya penurunan suplai magma sehingga bila terjadi erupsi jangkauannya hanya di sekitar puncak dan lereng.

"Masyarakat di sekitar gunung ataupun pengunjung, wisatawan dan pendaki diharapkan tidak melakukan aktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari puncak kawah atau 2,5 kilometer dari area sektoral," harap Devy. (*)

Baca Juga:

Gunung Merapi Alami 4 Kali Gempa Guguruan, Aktivitas Warga Dibatasi 3 KM

#Gunung Api #Gunung Berapi #Sulawesi Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9).
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Status Waspada, Warga Diminta Menjauh
Indonesia
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Fenomena dentuman erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdengar jelas hingga Bandung Raya yang jaraknya mencapai 700 Kilometer (KM) memunculkan pertanyaan publik.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Penjelasan Ilmiah Erupsi Anak Krakatau Terdengar di Bandung, Tapi DKI Lebih Dekat Tidak
Indonesia
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kota Berastagi Diselimuti Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung
Indonesia
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Gunung Semeru dan Lewotobi Laki-laki erupsi Jumat pagi. Gunung Lokon di Tomohon, Sulut, mencatat 111 gempa vulkanik dangkal.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Indonesia
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Insiden ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai kecelakaan biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Bagikan