Masak Steak Lezat di Rumah ala Chef Devina Hermawan
Chef Devina Hermawan. (Foto: Instagram/devinahermawan)
SIAPA bilang makan steak lezat harus datang ke restoran? Kamu bisa membuat steak di rumah lho, jauh lebih sehat dan bisa dikombinasikan dengan bumbu racikanmu. Chef Devina Hermawan pun memberikan kiat-kiat agar sukses memasak steak sendiri di rumah selama pandemi COVID-19.
Mengutip ANTARA, langkah pertama tentunya perhatikan kualitas daging sapi. Daging yang berkualitas tentu memiliki rasa yang lezat ketika diolah secara benar. Maka, pahami dulu kualitas daging yang tersedia di pasar dan pilih yang sesuai selera.
“Selain daging itu, kualitas bisa dilihat dari marbling juga, untuk grade juga berbeda-beda. Nah mungkin bisa dipelajari dulu di rumah kalo berekspektasi pengen dagingnya (kualitas) tinggi,” kata Devina.
Baca juga:
Tips Mengolah Daging untuk Membuat Steak Empuk Layaknya Koki Profesional
Yang kedua, perhatikan proses mencairkan daging beku. Steak idealnya dibuat ketika daging berada pada suhu ruang. Jika steak masih beku ketika dipanaskan, bagian luarnya akan gosong tetapi bagian dalamnya masih dingin sehingga rasanya takkan maksimal. Sementara bila dipaksakan daging benar-benar matang, hasilnya daging akan sangat kering. Penting untuk memperhatikan proses mencairkan daging beku secara benar.
Siapkan waktu untuk mencairkan daging, pindahkan daging dari freezer ke chiller terlebih dahulu. Jika buru-buru, jus dalam daging akan menghilang. Jangan menyiram daging steak dengan air karena membuat dagingnya berwarna abu-abu. Jika terpaksa, boleh saja mencairkan dengan fitur defrost di microwave.
Baca juga:
Merambah ke Bali, 'Steak Spanyol' Manjakan Pencinta Kuliner Indonesia
Pemilihan wajan juga tidak kalah penting. Menurut Devina, memasak steak sebetulnya tidak terlalu sulit sehingga jangan dulu merasa terintimidasi. Ia menyarankan untuk memakai wajan yang agak tebal agar distribusi panas merata, tidak cuma di bagian yang terkena api. Selanjutya, masaklah ketika wajan sudah benar-benar panas.
“Kalau pan belum benar-benar panas, nanti steak seperti direbus, jadinya pucat. Karena kalau kiat masak steak, kita butuh crust-nya itu,” ujar Devina.
Jika memasak di rumah, ia menyarankan untuk tidak memakai daging yang potongannya terlalu tebal. Sebab, butuh teknik masak yang lebih rumit ketika memasak daging yang tebal agar kematangannya merata.
“Kadang kalau kita masak daging tebal kan ada teknik lagi yang diperlukan biar dagingnya enggak terlalu kering luarnya,” katanya.
Yang terakhir, jika disimpang di kulkas, pastikan untuk memanaskannya lagi hingga matang saat mau disantap. Steak yang dengan kematangan rare, lanjut Devina, sepenuhnya bisa terkontaminasi di dalam kulkas. Jadi pastikan untuk memanaskannya lagi hingga matang. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan