Mas Nanan Hingga Mbak Puan Dampingi Ibunya Terima Gelar Profesor Kehormatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 11 Juni 2021
Mas Nanan Hingga Mbak Puan Dampingi Ibunya Terima Gelar Profesor Kehormatan

Megawati Soekarnoputri saat menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Rusia di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (2/6) (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Kelima, Megawati Soekarnoputri hari ini dijadwalkan akan dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI (Unhan RI). Pada momen istimewa itu, tiga putera-puterinya akan ikut menyaksikan secara langsung penganugerahan yang digelar di Aula Merah Putih, Unhan, Bogor.

Tiga keluarga Megawati itu yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

"Mas Tatam, Mas Nanan dan Mbak Puan akan menghadiri pengukuhan gelar kepada Ibu Megawati. Mbak Puan juga hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DPR RI," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Jumat (11/6).

Baca Juga:

Foto Bung Karno Hingga Megawati Dicopot dari Ruang Kerja dan Rumah Dinas Wali Kota Solo

Diketahui, hari ini sekitar pukul 13.30 WIB Unhan RI akan melakukan sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan jabatan Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan kepada Megawati Soekarnoputri.

Acara ini akan dihadiri sejumlah pejabat negara serta Menteri Kabinet seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta undangan lainnya. Dalam pelaksanaanya, Unhan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Sejumlah mantan menteri yang bekerja di era pemerintahan Ibu Megawati turut hadir. Apalagi beberapa dari mereka kini bergelar profesor. Untuk diketahui, Ibu Megawati sampai kini menjalin hubungan baik dengan para menterinya," kata Hasto.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan kepada kadernya pada acara Halal Bihalal secara daring, di Jakarta, Rabu (19-5-2021). (ANTARA/HO-PDIP)
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan kepada kadernya pada acara Halal Bihalal secara daring, di Jakarta, Rabu (19-5-2021). (ANTARA/HO-PDIP)

Berdasarkan urutan acara, usai pembacaan Surat Keputusan Mendikbudristek, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Megawati Soekarnoputri dan pemutaran video profil secara singkat.

"Ibu Megawati akan menyampaikan orasi ilmiah sebelum dikukuhkan," ucap Hasto.

Hasto mengatakan saat Pemerintahan Megawati (2001-2004) Indonesia menghadapi krisis multidimensi namun pada akhirnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri. Hal itu ditambah lagi dengan kiprah Megawati selama ini termasuk dalam memimpin PDIP mendorong sejumlah Guru Besar dalam dan Luar Negeri mengusulkan Megawati layak diberi gelar Profesor Kehormatan.

Baca Juga:

Kritisi Rencana Impor Beras, PDIP Singgung Pidato Bung Karno Sebelum Bacakan Teks Proklamasi

Hasto mengatakan kader PDIP bangga atas pencapaian Megawati selama ini.

"Sebelum penganugerahan Profesor Kehormatan ini, Ibu Megawati telah menerima sembilan gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri. Atas seluruh penganugerahan ini, PDI Perjuangan bangga dibawah kepemimpinan Beliau,” ujar Hasto.

"Kepemimpinan Ibu Megawati sangat kuat dan penuh tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Berbeda dengan lainnya, Beliau mempersiapkan calon pemimpin nasional bagi masa depan dan juga pemimpin di berbagai daerah," pungkas Hasto. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Bagikan