Mantan Panglima TNI Moeldoko Sumbang Gunungkidul Rp3,5 Miliar

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 09 Agustus 2016
Mantan Panglima TNI Moeldoko Sumbang Gunungkidul Rp3,5 Miliar

Jenderal Purn Moeldoko saat sertijab Pangab beberapa waktu lalu (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko salurkan sumbangan Rp3,5 miliar untuk warga di Gunungkidul yang terkena dampak kekeringan.

Petinggi TNI yang pernah memimpin Kodam Siliwangi ini mengatakan, bantuan tersebut merupakan balas jasa dirinya atas kedermawanan masyarakat Gunungkidul saat ia menjadi taruna akmil di tahun 70-an. "Alhamdulliah, setelah punya kesempatan, saya ingin mengembalikan darma bakti saya kepada masyarakat," katanya di Pacarejo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Senin (8/8).

Saat menjadi taruna akmil, Moeldoko pernah melintasi kabupaten paling timur di Provinsi Yogyakarta ini. Ia melintasi beberapa desa di Gunungkidul untuk mengikuti rute bersejarah yang pernah dilalui Soedirman. Dalam perjalananya, Moeldoko mendapat bantuan masyarakat Gunungkidul berupa ubi dan air putih. "Ini (bantuan) hadiah. Saya ingin memberi hadiah kepada masyarakat Gunungkidul," kenangnya.

Bantuan diberikan berupa alat teknologi pengairan. Pengairan ini tersalurkan ke beberapa desa, di antaranya Semanu dan Pacarejo. Menurut Moeldoko, teknologi pengairan ini tidak membebani masyarakat untuk membeli bahan bakar.

"Sistem ini sangat efisien. Tidak menggunakan mesin, sehingga tidak terbebani harus membeli bahan bakar," katanya menjelaskan.

Sistem pengairan memanfaatkan Sungai Kepek. Guna menjaga kenyamanan wisatawan yang memanfaatkan sungai tersebut di kawasan Kali Suci, sistem pengairan hanya digunakan pada malam hari. Sementara siang harinya, sistem diistirahatkan.(Fre)

BACA JUGA:

  1. Isu Reshuffle, Moeldoko Masuk Luhut Terpental
  2. Moeldoko Sebut McDonald's Sebagai Invasi Budaya
  3. Moeldoko Pantas Jadi Menko Polhukam
  4. Jenderal Moeldoko Disebut Bakal Duduk di Kursi Kabinet Jokowi
  5. Jenderal Moeldoko: Tugas Pokok Pemimpin Ada Dua
#Bencana Kekeringan #Kabupaten Gunungkidul #Jenderal Moeldoko
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Pemerintah sudah menyediakan sarana untuk menambah kedalaman sumur bor. Pemilik rumah hanya perlu menyediakan lokasi serta tempat penampungan air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Indonesia
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat sedikitnya 14 dari 35 kabupaten/kota masuk kategori rawan kekeringan.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
14 Kabupaten/Kota Jawa Tengah Rawan Kekeringan, Pemprov Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Kekeringan Memburuk, Inggris Bakal Perketat Penggunaan Air
Hingga pekan lalu, hampir 26 juta orang telah dikenai aturan pembatasan penggunaan selang air, yang berarti melarang mereka menggunakan selang untuk menyiram tanaman
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Kekeringan Memburuk, Inggris Bakal Perketat Penggunaan Air
Indonesia
16 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, Pemprov Guyur 3,2 Juta Liter Air Bersih
Hingga pertengahan Juli 2026, bantuan telah menjangkau 81.297 jiwa di 15 kabupaten.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
16 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, Pemprov Guyur 3,2 Juta Liter Air Bersih
Indonesia
El Nino Bakal Menggila Hingga Paruh Kedua 2026, Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Kekeringan
Daniel Johan juga mengingatkan potensi serangan hama kuat saat kondisi lahan kering berlebihan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
El Nino Bakal Menggila Hingga Paruh Kedua 2026, Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Kekeringan
Indonesia
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
El Nino 2026 DIperkirakan Hantam Jakarta Lebih Ganas dan Lama, Pemerintah Mulai Oprek Teknologi Modifikasi Cuaca
Bagikan