Mantan Ketua KPU Tegaskan Hasto Jalankan Putusan Partai, Kirim Surat Pakai Kop PDIP
Hasyim saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengurusan PAW anggota DPR 2019-2024 dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (16/5).
MerahPutih.com - Eks Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menyatakan semua tindakan hukum terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari PDI Perjuangan (PDIP) dilakukan oleh partai, bukan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto secara individu.
Hal itu disampaikan Hasyim saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengurusan PAW anggota DPR 2019-2024 dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (16/5).
"Dalam hal ini yang kami terima, apakah usulan nama-nama calon dan seterusnya, kapasitasnya Mas Hasto sebagai sekjen, karena suratnya memakai kop resmi partai politik,” kata Hasyim menjawab pertanyaan kuasa hukum Hasto, Patra M Zen.
Patra kemudian menanyakan kepada Hasyim apakah pengajuan uji materi ke Mahkamah Agung (MA), permohonan fatwa hukum, hingga surat menyurat ke KPU, dilakukan oleh Hasto secara pribadi atau atas nama DPP PDIP.
Baca juga:
PDIP Bantah Kongres Tertunda Karena Kasus Hasto
“DPP PDI Perjuangan,” jawab Hasyim.
Patra kemudian merujuk surat PDIP kepada KPU tertanggal 5 Agustus 2019 yang meminta pengalihan suara calon legislatif yang telah meninggal dunia, Nazaruddin Kiemas.
Surat itu diteken oleh Hasto. Namun Hasyim kembali menegaskan bahwa surat tersebut dikirim oleh DPP PDIP.
“DPP PDI Perjuangan,” ucap Hasyim.
Hasyim juga menyebut semua balasan dari KPU juga ditujukan kepada PDIP, bukan kepada Hasto secara pribadi.
“Surat balasan atau respon kami kepada pengirim surat, yaitu DPP PDI Perjuangan,” katanya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
KIP Tetapkan Ijazah Jokowi Sebagai Informasi Terbuka, KPU Wajib Berikan Salinan
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia