Mantan Dokter RSPAD Kembali Ngamuk dan Todong Warga

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 31 Oktober 2017
Mantan Dokter RSPAD Kembali Ngamuk dan Todong Warga

Ilustrasi Penganiayaan. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel) menangkap kembali mantan dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Anwari Kertahusada terkait penganiayaan dan ancaman menggunakan senjata angin.

"Kasusnya hampir sama, penganiayaan menggunakan senjata angin," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan di Jakarta seperti ditulis Antara, Selasa (31/10).

Iwan mengatakan, Anwari kembali terlibat penganiayaan dengan mengancam senjata angin terhadap seorang warga di daerah Pesanggrahan Jakarta Selatan pada Sabtu (28/10) lalu.

Informasinya, kejadian berawal ketika Anwari terlibat perselisihan dengan seseorang di bengkel kawasan Pesanggrahan Bintaro Jakarta Selatan.

Selanjutnya, Anwari terlibat penganiayaan dan ancaman menggunakan senjata angin terhadap seseorang yang kemudian dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan.

Berdasarkan laporan itu, petugas Polsek Pesanggrahan mengamankan Anwari yang dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan sempat menangkap Anwari lantaran menganiaya seorang juru parkir di Mall Gandaria City Zuansyah pada Jumat (6/10).

Selain menganiaya, Anwari melepaskan tembakan senjata api ke atas hingga Zuansyah ketakutan bahkan bersujud di kaki Anwari.

Usai menjalani penyidikan, petugas Polres Metro Jakarta Selatan menangguhkan penahanan Anwari lantaran berjanji tidak akan mengulangi tindak pidana dan menyesali perbuatannya.

Iwan menyatakan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan berencana memeriksa kejiwaan Anwari karena aksinya yang dilakukan berulang dan pihak kepolisian telah menerima empat laporan dugaan penganiayaan dilakukan Anwari. (*)

#Penganiayaan #Jakarta Selatan #Anwari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Indonesia
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin dini hari, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Bagikan