Manfaat Tak Terduga dari Stroberi, Baik untuk Kesehatan Otak dan Cegah Kanker

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 12 Agustus 2024
Manfaat Tak Terduga dari Stroberi, Baik untuk Kesehatan Otak dan Cegah Kanker

Stroberi bermanfaat untuk kesehatan. (Foto: Unsplash/Anastasia Zhenina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar gembira bagi pencinta stroberi. Buah berwarna merah ini memiliki segudang manfaat kesehatan. Bahkan, stroberi juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan mampu untuk cegah kanker.

Dilansir WebMD, stroberi lebih rendah kalori dan gula dibandingkan buah-buahan lainnya seperti apel atau pisang. Stroberi secara alami mengandung vitamin, serat, dan antioksidan tingkat tinggi yang dikenal sebagai polifenol. Nah, berikut tiga manfaat stroberi untuk kesehatan:

1. Kesehatan usus yang lebih baik

Mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dapat membantu kamu buang air besar secara teratur dan meredakan sembelit. Stroberi juga berfungsi sebagai prebiotik. Itu berarti stroberi dapat memberi makan bakteri usus "baik" apabila dikonsumsi.

Para peneliti telah menemukan bahwa mikrobioma usus yang sehat dapat membantu tubuh menggunakan antioksidan dengan lebih baik, seperti antosianin yang ditemukan dalam stroberi.

Baca juga:

Stroberi dapat Mengendalikan Gula Darah

2. Menurunkan risiko kanker

Orang yang banyak makan buah dan sayur umumnya lebih kecil kemungkinannya terkena kanker dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya. Terlebih lagi, antioksidan tertentu yang ditemukan dalam stroberi dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Namun, para ilmuwan masih mencoba untuk menentukan dengan tepat bagaimana senyawa kimia yang ditemukan dalam stroberi dapat membantu dalam pencegahan atau pengobatan kanker.

3. Perlindungan kesehatan otak

Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi buah-buahan kaya antioksidan seperti blueberry dan stroberi mengalami penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat yang lebih lambat seiring bertambahnya usia.

Mereka juga lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit Alzheimer, bentuk demensia yang paling umum. Para ilmuwan berpendapat bahwa efek antiperadangan buah ini berperan besar dalam melindungi otak. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan