Mandi Malam Sebelum Tidur Berbahaya Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 04 Mei 2022
Mandi Malam Sebelum Tidur Berbahaya Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

Mitos mandi malam. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang yang menghindari mandi sebelum tidur malam karena percaya kebiasaan tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Tidak sedikit pula yang masih percaya dengan mitos bahwa mandi malam berisiko menyebabkan berbagai penyakit terutama rematik.

Padahal menurut Alodokter anggapan tersebut tidak benar, justru mandi sebelum tidur malam memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. dr. Merry Dame Christy Pane mengatakan mandi sebelum tidur malam boleh saja dilakukan, sebab penelitian telah membuktikan bahwa mandi pada malam hari dengan air hangat dapat mempercepat waktu tidur hingga sepuluh menit.

Dirinya juga mengatakan bahwa mandi pada malam hari dengan air hangat dapat membuat kamu tidur lebih nyenyak, melancarkan sirkulasi darah, hingga membuat suhu tubuh menurun. Hal tersebut memicu tubuh memproduksi hormon melatonin hingga tubuh terasa lebih rileks.

Baca juga:

Jangan Mandi lebih dari 30 Menit!

Mandi pada malam hari dengan air hangat bikin tidur lebih nyenyak. (Foto: Pexels/Ivan Oboleninov)

Ketika sedang pilek, mandi dengan air hangat sebelum tidur juga bisa menjadi solusi mengatasinya. Menghirup uap dari air panas dapat mengatasi masalah hidung tersumbat dan membuat pernapasan menjadi lebih lega. Kebiasaan tersebut juga membantu menurunkan tekanan darah pada tubuh.

Namun, mandi malam dengan air dingin tentu bukan ide yang tepat. Sebab ini dapat menurunkan suhu tubuh dengan cepat, kemudian mengaktifkan respon fight-or-flight yang malah membuat tubuh lebih terjaga hingga akhirnya lebih sulit tertidur.

Kendati demikian, mandi dengan air dingin tetap memiliki sejumlah manfaat asal tidak dilakukan sebelum tidur malam. Termasuk untuk menurunkan detak jantung hingga menenangkan otot yang tegang setelah berolahraga. Kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Baca juga:

Ternyata Mandi Malam Ada Manfaatnya Juga

Jangan mandi malam lebih dari sepuluh menit. (Foto: Unsplash/Nadin Mario)

Ada pula sejumlah mitos yang mengatakan mandi malam dengan air hangat sebelum tidur bisa membuat kulit lebih kering. dr. Merry mengatakan anggapan tersebut tak sepenuhnya salah namun tak juga bisa dibenarkan seluruhnya.

Mandi malam dengan air hangat memang dapat membuat kulit menjadi kering bila dilakukan dalam waktu yang lama. Namun bila durasi mandinya tak lebih dari sepuluh menit, maka mandi malam dengan air hangat masih terbilang aman.

Selain itu, anggapan mengenai mandi malam dapat memicu penyakit rematik sungguh salah kaprah. Sebab peradangan pada otot dan sendi tak bisa disebabkan oleh mandi malam maupun cuaca dingin. (waf)

Baca juga:

Penyebab Rematik yang Jarang Diketahui, Bukan Karena Mandi Malam

#Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan