Makna Paskah Bagi Sekjen PDIP

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 04 April 2021
Makna Paskah Bagi Sekjen PDIP

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memiliki kesan tersendiri saat perayaan Paskah bagi seluruh umat Kristiani.

Hasto menyatakan, peringatan Tri Hari Suci Paskah tidak hanya mengungkapkan karya penyelamatan Allah melalui jalan pengorbanan penuh kasih Yesus Kristus.

Baca Juga

Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi

Perayaan Paskah sekaligus jalan pembebasan dan solidaritas bagi sesama manusia agar hidup digerakkan oleh cinta dan semangat berkorban.

"Semangat ini sangat penting bagi seluruh bangsa Indonesia yang saat ini sedang berjuang menghadapi pandemi COVID-19," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (4/4)

Bagi PDIP, di tengah berbagai dampak pandemi terhadap kehidupan, khususnya di bidang perekonomian, maka memerjuangkan kepentingan umum, berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara, sangat penting.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco

Langkah ini agar bangsa Indonesia secara bergotong royong bisa secepatnya mengatasi pandemi tersebut.

PDIP menyatakan peringatan Paskah, sama halnya dengan peringatan hari-hari besar agama lainnya, menggelorakan semangat untuk menebar kebaikan di Indonesia.

Hasto yakin, di dalam Pancasila itulah, bangsa Indonesia saling menghormati, penuh toleransi, dan menjalankan seluruh tradisi keagamaan dan kepercayaan pada Tuhan.

"Ini sesuai dengan tradisi kebudayaan bangsa," pungkas Hasto Kristiyanto. (Knu)

Baca Juga

Jokowi Disebut Bakal Disuntik Vaksin Rabu Depan, Ini Kata Sekjen PDIP

#PDIP #Hasto Kristiyanto #Hari Paskah #Hari Raya Paskah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan