Musik

Makna Kehilangan Bagi Seorang Sasan Fai dalam 'Don't Go'

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 10 April 2023
Makna Kehilangan Bagi Seorang Sasan Fai dalam 'Don't Go'

Sasan Fai persiapkan diri untuk debut albumnya. (Foto: Dok/Palm House Records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSISI independen asal Jakarta, Sasan Fai, kembali merilis single terbaru berjudul Don’t Go di awal pada Aril 2023. Lagu baru ini merupakan perpaduan indie pop/rock dan folk yang menampilkan genre unik milik Sasan Fai sebagai seorang musisi.

Genre musik Sasan Fai sulit untuk dimasukkan dalam satu genre saja, karena ia seringkali menggabungkan beberapa genre dalam musiknya. Don’t Go memunculkan vokal dengan suara lembut yang dreamy, penggunaan drum laidback, synthesizer, dan suara ambience air yang merupakan bukti pertumbuhan dan evolusi artistik Sasan Fai.

Baca juga:

Lagu 'Komang' Raim Laode Pecahkan Rekor di Spotify

"Dalam penulisan lagu saya sangat terinspirasi oleh pengalaman pribadi. Lagu ini bercerita tentang kesedihan atau kehilangan sesuatu, seperti orang yang kita cintai Pada saat seperti itu kita tidak boleh menyerah pada diri sendiri,” ucap Sasan Fai dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Minggu (9/4).

Dalam lagu terbaru ini, Sasan Fai bekerjasama dengan Pandji Dharma yang dikenal sebagai musisi yang telah memproduksi musik untuk beberapa band dan proyek yang dia ikuti, termasuk Animalism, Sirati Dharma, Sleep Shelter, Bangkutaman, dan banyak lagi. Don’t Go dan EP Sasan Fai yang akan rilis dalam tahun ini melibatkan Pandji Dharma sebagai produser utama dan Wahyu Acum sebagai co-producer.

Baca juga:

Belajar Merelakan lewat Single Terbaru Raissa Ramadhani

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh sasan fai (@sasanfai)

“Proses rekamannya cepat, rata-rata setiap lagu untuk EP Sasan Fai pengerjaannya satu lagu sehari. Proses keseluruhan produksinya sangat organik, banyak sudden sounds yang ditemui di tempat saat rekaman, yang awalnya ingin membuat sesuatu yang sederhana akhirnya jadi diluar ekspektasi in a good way. Main dalam produksi ini mau bikin musik yang timeless,” jelas Pandji Dharma.

Sasan Fai menggemparkan skena musik indie Jakarta dengan suaranya yang khas dan lirik yang bermakna. Rilisan sebelumnya, Always serta single Heaven Sent yang merupakan lagu kolaboratif bersama Sleep Shelter; project duo Fathia Izzati dan Pandji Dharma, telah menerima pujian kritis dan mengumpulkan semakin banyak pengikut di platform streaming. (far)

Baca juga:

Maiya Bicara Tentang Pengorbanan lewat Single 'Bleed For Me'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
Calvin Harris akan menggelar tur headline pertamanya di Australia pada Februari 2027 dengan menyambangi Perth, Brisbane, Sydney, dan Melbourne.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
ShowBiz
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
Dhira Bongs berkolaborasi dengan grup vokal asal Kyoto, Jepang, WITHDOM, lewat single 'Stand by me' yang memadukan R&B, UK garage, dan pop 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
ShowBiz
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
Rosé BLACKPINK merilis 'new trick' pada 18 September 2026. Lagu ini bercerita tentang bangkit setelah patah hati dan menemukan kekuatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
ShowBiz
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
Madonna kembali ke panggung VMAs setelah 23 tahun dan akan menjadi penampil pembuka VMAs 2026 di Los Angeles pada 27 September.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
ShowBiz
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Macklemore berencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada enam organisasi yang membantu rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
ShowBiz
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
Polaris kembali setelah tiga tahun tanpa musik baru lewat “Without You”, single yang lahir dari duka atas meninggalnya gitaris Ryan Siew pada 2023.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Bagikan