Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Lagu 'Komang' Raim Laode Pecahkan Rekor di Spotify

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 08 April 2023
Lagu 'Komang' Raim Laode Pecahkan Rekor di Spotify

Lagu 'Komang' berhasil raih pencapaian di DSP. (Foto: Dok/Raim Laode)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYANYI asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara Raim Laode berhasil mengukir prestasi. Ia memecahkan rekor di 2023 untuk lagu Komang sebagai lagu yang paling banyak didengarkan selama 24 jam di Spotify Indonesia pada 3 April 2023.

Pencapaian tersebut berhasil melampaui rilisan sebelumnya, seperti Hati Hati di Jalan milik Tulus dan Glimpse of Us milik Joji.

Baca juga:

Cerita Kesederhanaan Di balik Lagu 'Komang' Karya Raim Laode

“Saya bahagia sekali melihat lagu ini diterima dengan baik oleh para pendengar. Ketika lagu ini dirilis pada bulan Agustus 2022, saya tidak pernah menyangka lagu ini akan menjadi viral,” ujar Raim dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (7/4).

Lagu Komang masuk ke tangga lagu ‘Top 50 Indonesia’ Spotify pada 16 Februari 2022 dengan menempati posisi ke-22, dan kemudian berhasil mencapai posisi ke-2 pada minggu berikutnya. Tidak lama berselang, pada tanggal 2 Maret 2023, lagu ini berhasil menduduki posisi teratas di Top 50 Indonesia selama empat minggu berturut-turut.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin. Inilah yang memperkuat keyakinan saya bahwa terkadang mimpi terwujud di waktu yang tidak terduga,” lanjut Raim.

Tak hanya itu, lagu ini bahkan berhasil memecahkan rekor sepanjang masa untuk jumlah streaming terbanyak dalam satu hari dari semua lagu di Spotify Indonesia, menyalip lagu Hati-hati di Jalan milik Tulus dan Sial milik Mahalini dengan lebih dari dua juta streaming.

"Merayakan musik dan artis lokal sudah menjadi prioritas utama kami di Spotify. Senang sekali rasanya melihat artis Indonesia terus merajai tangga lagu lokal dan mendobrak lebih banyak batasan daripada sebelumnya," tambah Head of Music Spotify Asia Kossy Ng.

Tidak butuh waktu lama Komang menjadi viral karena lagu ini terus digunakan sebagai musik latar untuk berbagai konten video di media sosial. Lagu ini juga berhasil memperoleh banyak dukungan dan pengakuan di tingkat global, menempati posisi teratas pada tangga lagu Spotify.

Baca juga:

Dru Chen Lanjutkan Perjalanan dengan 'Why Cant't Help Me?'

Lagu yang judulnya diambil dari nama sang istri, yakni Komang, lahir dari sebuah kesederhanaan dan merupakan bentuk cinta Raim. Ia juga mendedikasikan lagu ini untuk seluruh perempuan di Bali untuk kerja keras mereka selama ini. Kejujuran yang dibawa oleh lagu ini senada dengan apa yang dirasakan para pendengar, sehingga tidak sulit untuk membangun kedekatan antara Raim dengan pendengarnya.

“Platform digital seperti Spotify telah membantu musisi di mana pun mereka berada untuk dapat ditemukan dan terhubung dengan pendengar di seluruh dunia. Senang sekali saya bisa jadi salah satu di antaranya,” tutup Raim. (far)

Baca juga:

Indra7 Lepas Mini Album Terbaru Bernuansa 'Acid Sound'

#APRIL FLEXING SEBANGSA #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan