Majelis Taklim Amanah Janji Bakal Berangkatkan Jamaah Umrah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 29 Agustus 2017
Majelis Taklim Amanah Janji Bakal Berangkatkan Jamaah Umrah

Pemilik Majelis Taklim Amanah Yogyakarta Yuli Astuti. (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilik Majelis Taklim Amanah Yogyakarta Yuli Astuti membantah melakukan penipuan berkedok biro umrah terhadap para jamaah.

Yuli menjelaskan, dirinya memang membuka jasa pengurusan dan pemberangkatan umrah ke Arab Saudi. Pihaknya tengah berusaha memberangkatkan kliennya ke Tanah Suci.

Yuli menegaskan, akan bertanggung jawab dan memberangkatkan seluruh jamaah yang sudah mendaftar kepadanya. "Gak benar saya menipu. Saya akan memberangkatkan mereka tahun ini. Kalau gak November, mungkin Desember 2017," kata Yuli di Yogyakarta, Selasa (29/8).

Yuli sudah mengetahui, dirinya dilaporkan oleh para kliennya yang belum berangkat kepada Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY).

Dia menjelaskan, belum berangkatnya sejumlah klien disebabkan kendala administrasi dan belum turunnya paspor para klien. Dia pun mengaku ditipu oleh sesama rekanan biro umrah yang selama ini membantunya mengurus perizinan dan administrasi jamaah.

"Jadi, seharusnya pada Juni lalu ada 30 jamaah yang berangkat. Tapi saya ditipu sama rekanan saya. Jadi, ada sembilan orang yang tidak bisa berangkat karena paspor dan izinnya belum turun. Sembilan orang ini yang mungkin melaporkan saya ke LKY," kata dia.

Kini, pihaknya tengah mengurus persiapan pemberangkatkan klien-kliennya. Dia pun siap untuk memberikan penjelasan kepada para korban jika diminta.

Selama ini, dia mengaku sudah beberapa kali melakukan komunikasi kepada para jamaah yang belum berangkat. "Saya gak akan kabur. Saya selalu terbuka kepada mereka yang protes, karena saya bisa mengerti perasaan mereka," tandasnya.

Sebelumnya, sekitar 20 warga Yogyakarta melaporkan Majelis Taklim Amanah ke LKY atas dugaan penipuan berkedok biro umrah.

Para korban mengaku sudah membayar sejumlah uang untuk umrah sejak 2015. Namun, hingga kini tak kunjung diberangkatkan juga.

Sekretaris LKY DIY Dwi Priyono mengatakan akan memanggil pemilik Majelis Taklim Amanah esok untuk meminta keterangan.

Dwi juga berencana akan memanggil Kementerian Agama DIY dan para korban untuk berdiskusi bersama mencari solusi. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: ATM BCA Masih Rusak, Warga Tak Bisa Belanja Ke Pasar Tradisional

#Biro Perjalanan Haji Dan Umrah #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Skandal investasi bodong berkedok perjalanan ibadah ini menyisakan luka mendalam bagi para korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Kasus gagal berangkat umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Hanania Travel kembali menambah daftar panjang persoalan penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Bagikan