Mahfud MD Kenang Mendiang Djaduk Saat Pembukaan Ngayogjazz

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 17 November 2019
 Mahfud MD Kenang Mendiang Djaduk Saat Pembukaan Ngayogjazz

Menko Polhukam Mahfud MD saat pembukaan Ngayogjazz (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Suasana Ngayogjazz tahun ini tampak berbeda. Rasa duka beriringan bersama kemeriahan dan semangat Ngayogjazz pasca ditinggal Djaduk Ferianto.

Menko Polhukam Mahfud MD turut membagikan rasa dukanya saat membuka acara Ngayogjazz di Dusun Kwagon, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman DIY. Mahfud mengatakan Ngayogjazz adalah bentuk pengabdian Djaduk pada masyarakat dan dunia seni.

Baca Juga:

Tahun ini, Djaduk Ferianto 'Dipaksa' Tidur Jelang Ngayogjazz

"Mas Djaduk telah berhasil membawa musik jazz yang dikenal sebagai musik kelompok elite, kelas atas ke desa-desa," kata Mahfud saat pembukaan Ngayogjazz, Sabtu (16/11).

Pembukaan Ngayogjazz di Sleman
Pembukaan Ngayogjazz di Sleman berlangsung penuh haru ketika mengenang salah satu tokohnya, mendiang Djaduk Ferianto (MP/Teresa Ika)

Hal iitu, lanjut Mahfud membuat suasana konser jazz jauh lebih hidup dan merakyat karena masyarakat setempat turut berpartisipasi mensukseskan acara.

Mahfud memuji Djaduk sebagai seorang senima berprestasi dan berpengaruh. Mantan ketua MK ini menambahkan walau raganya tak ada, semangat Djaduk tetap membekas dan bisa dirasakan disetiap lagu dan musik ciptannya.

"Dalam sebuah lagu ada pesan yang menyentuh hati biarpun yang bikin sudah Meninggal dunia,"katanya.

Ia sendiri mau hadir dalam acara ini untuk menghormati jasa - jasa Djaduk membesarkan musik jazz dibelantika Nusantara.

Dalam pembukaan ini, hadir pula istri Djaduk, Petra beserta kakaknya Butet Kartaredjasa. Mahfud sempat mengucapkan bela sungkawa dan menitipkan pesan kepada keluarga almarhum untuk tetap menjaga dan terus menggelorakan semangat bermusik dan berkarya.

Sementara itu Butet kartaredjasa dalam pidatonya mengajak semua hadirin dan panitia untuk kembali ceria dan bersemangat selama Ngayogjazz walau tanpa kehadiran Djaduk.

"Ngayogjazz harus menjadi kegembiraan bersama dengan simpati untuk Djaduk. kita jangan terlalu terlalu dalam dan lama dengan kesedihan. Karena ngayogjazz harus terus berkelanjutan untuk masyarakat. Kita pindah-pindah dari kampung ke kampung," kata Butet.

Baca Juga:

Djaduk Ferianto Berpulang Sebelum NGAYOGJAZZ

Omongan Butet mendapatkan riuh tepuk tangan dari penonton. Dan suasana duka pun mencair berganti kegembiraan.

Djaduk Ferianto meninggal dunia pada Rabu 13 November 2019 di rumahnya. Ia diduga terkena penyakit serangan jantung. Djaduk merupakan motor penggerak dan pendiri dari Ngayogjazz.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca Juga:

Butet Kertaradjasa: Hasmi Sosok Seniman yang Mudah Berbagi Ilmu

#Djaduk Ferianto #Mahfud MD #Musik Jazz #Menko Polhukam
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Mahfud MD mengungkap akar kisruh PBNU yang kini mengalami guncangan. Ia mengungkapkan hal tersebut di kanal YouTube pribadinya.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Indonesia
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
KPK memastikan tidak bergantung dari informasi Mahfud MD dalam mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
Indonesia
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
KPK tetap terbuka apabila Mahfud MD memiliki data atau informasi pendukung terkait dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Oktober 2025
KPK Pastikan Belum Ada Rencana Panggil Mahfud MD Terkait Dugaan Mark Up Proyek Whoosh
Indonesia
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Jubir KPK sebut laporan dari masyarakat maupun tokoh publik merupakan bagian penting dari partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
KPK Tanggapi Pernyataan Mahfud soal Proyek Whoosh: Kasus Korupsi Bisa Diusut Lewat Case Building
Indonesia
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Mahfud MD hingga Erick Thohir beri ucapan selamat ulang tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Prabowo, Mahfud MD: Negara Akan Maju Jika Pemimpinnya Tambah Bugar
Indonesia
KPK Dorong Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Jubir KPK sebut laporan dari Mahfud dapat menjadi langkah awal bagi KPK untuk memulai proses penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Oktober 2025
KPK Dorong Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
KPK Minta Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Bila menjadi ranah KPK, maka akan diputuskan untuk ditindaklanjuti ke ranah penindakan, pencegahan, pendidikan, atau koordinasi dan supervisi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Oktober 2025
KPK Minta Mahfud MD Laporkan Dugaan Korupi Proyek Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Mahfud Md Puji Keberanian Menkeu Purbaya Berbeda Pendapat dengan Luhut soal Program MBG
Menkeu Purbaya menegaskan akan menarik kembali anggaran MBG apabila dananya tidak terserap hingga akhir Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Mahfud Md Puji Keberanian Menkeu Purbaya Berbeda Pendapat dengan Luhut soal Program MBG
Indonesia
Keluarganya Jadi Korban Keracunan MBG, Mahfud Md Ingatkan Prabowo Jangan Sepelekan Masalah Nyawa
Bahkan, kedua anak dari keponakan Mahfud itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat ikut menyantap program MBG beberapa hari lalu.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Oktober 2025
Keluarganya Jadi Korban Keracunan MBG, Mahfud Md Ingatkan Prabowo Jangan Sepelekan Masalah Nyawa
Indonesia
Tim Transformasi Reformasi Polri Buatan Kapolri Dinilai Tidak Bakal Berbenturan Dengan Tim Reformasi Polri Bentukan Presiden
Yusril menyambut baik wacana reformasi kepolisian. Dalam hal ini, ia menyoroti Undang-Undang Polri yang sudah lama tidak direvisi dan kinerja aparat kepolisian yang mendapat kritikan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 September 2025
Tim Transformasi Reformasi Polri Buatan Kapolri Dinilai Tidak Bakal Berbenturan Dengan Tim Reformasi Polri Bentukan Presiden
Bagikan