Maharani Khan Jade, Perempuan Penyair Muda dari Yogyakarta

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Selasa, 19 April 2016
Maharani Khan Jade, Perempuan Penyair Muda dari Yogyakarta

Sastrawati muda Maharani Khan Jade, saat pembacaan karya sastra Seno Gumira Ajidarma, di Kebun Seni Forum, Yogyakarta, Jumat (15/4). (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Tak sedikit perempuan penulis atau perempuan sastra di Tanah Air. Mereka pun tak kalah dengan sederatan sastrawan berjenis kelamin laki-laki. Misalnya saja NH Dhini, Ayu Utami, Laksmi Pamuntjak, Dewi Lestari, dan sederatan nama lainnya.

Mereka tetap teguh berkarya meski dominasi kehadiran karya sastrawan laki-laki tak terelakkan. Beberapa karya mereka bahkan melampaui keapikan karya laki-laki. Sebut saja, misalnya, novel-novel karya NH Dhini. Dari tangan perempuan tangguh ini terlahir novel yang patut disegani.

Bagi Maharani Khan Jade, nama-nama perempuan tersebut adalah contoh dan menjadi sosok yang menginspirasi bagi dirinya. Mereka memberi contoh bagaimana perempuan mampu berkarya di tengah budaya patriarki dan di tengah dominasi karya-karya dari para sastrawan laki-laki.

Perempuan kelahiran 1995 ini pun memilih untuk menempuh studi sastra di Univeristas Negeri Yogyakarta. Di dunia kampus, ia mengasah kemampuan apresiasi sastranya.

http://server9.merahpoetih.com/gallery/public/2016/04/19/Wb5PdOXoVe1461046170.jpg

Sastrawati muda Maharani Khan Jade, saat pembacaan karya sastra Seno Gumira Ajidarma, di Kebun Seni Forum, Yogyakarta, Jumat (15/4). (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Upayanya itu perlahan menuai hasil. Karya demi karya dilahirkan oleh gadis berambut panjang ini. Puisi-puisinya sempat melanglang buana di beberapa media cetak. Suaranya yang khas serta nadanya yang pas ketika membacakan karya sastra seperti puisi dan cerpen membuat ia sering menjadi tamu dalam berbagai kesempatan event sastra di Kota Pelajar ini.

Dua acara terakhirnya ialah “Malam Sastra” dan “Forum Baca Sastra”. Dalam acara “Malam Sastra”, apresiasi sastra yang digelar di Anomie Cafe, Jalan Kaliurang Km 5, 1 April lalu, perempuan yang biasa dipanggil “Jade” ini membacakan beberapa puisi dengan apik.

Sedangkan penampilan terakhirnya, di acara “Forum Baca Sastra”, Jumat, 15 April, Jade membacakan cerpen berjudul “Clara” karya Seno Gumira yang berhasil menghibur banyak orang di acara tersebut.

Jade seakan memandang bahwa dalam sastra pun perempuan tidak layak terkekang. Kesempatan laki-laki tak ubahnya juga menjadi milik kesempatan para perempuan. Bila laki-laki layak melahirkan ribuan karya, perempuan juga layak. Bila laki-laki layak mementaskan karya sastra, perempuan juga layak. Tak hanya sekadar berkarya dalam hal tulis-menulis, semangat Jade pun tertuang dalam dunia teater.

Seakan ia mengilhami perjuangan sosok Kartini. Perempuan berparas ayu ini akan terus berkarya. Tak perlu membedakan gender baginya siapa pun yang hendak berkarya. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Kesetiaan Nenek Normi Memulung Sampah
  2. Makna Lagu Ibu Kita Kartini
  3. Penyair Perempuan Rayakan Hari Kartini dengan Puisi di Tembi
  4. Butet Manurung, Kartininya Suku Anak Dalam
  5. Martha Tilaar, Kartini Kosmetik Masa Kini
#Yogyakarta #Sosok Menginspirasi #Sastrawan #Maharani Khan Jade
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan