Merahputih Bisnis - Indonesia dikenal sebagai salah negara yang dikenal sebagai salah pusat Syariah/Syariah Finance. Pemerintah Luxemburg tertartik untuk melakukan kerjasama di bidang perbankan Syariah. Hal ini, bertujuan dalam meningkatkan kapasitas, pengalaman serta kerjasama pendidikan. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menjelaskan pertemuan di Asia Euro Meeting (ASEM) Ke-12 yang dihadiri 12 negara. Acara tersebut diselenggarakan pada 4-6 November 2015, menjadi perhatian bersama kedua Menteri Luar Negeri itu.
"Kami menawarkan berbagai pengalaman sebagai negara yang mayoritas penduduknya mengutamakan Islam Moderet. Indonesia diminta berbicara dua isu penting dalam pertemuan tersebut. Pertama, isu konektiviti atau struktur, people to people, seperti masalah pertukaran pelajar, kebudayaan dan lain-lain. Isu yang kedua berbicara tentang counter ekstrimizam," tutur Retno saat jumpa pers tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat memakai Jasa Konsultan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11).
Menurut Retno, syarat untuk yang kedua, tambahnya, Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia dan paling strategis. Disamping itu, Negara Indonesia salah satu negara demokrasi dan berupaya memperjuangkan toleransi.
"Dari pengalaman di Indonesia, sebagai negara penduduk muslim terbesar di dunia. Kami mengutamakan sebagai Islam Moderat. Penawaran perbankan syariah sendiri ditawarkan Menteri Luar Negeri Luxemburg sebagai timbal balik pembebasan visa bagi warga negara Luxemburg," pungkas. (Abi)
Baca Juga: