Lukman Sardi Tak Tanggapi Kontroversi Film 'Di Balik 98'

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 07 Januari 2015
Lukman Sardi Tak Tanggapi Kontroversi Film 'Di Balik 98'

Lukman Sardi tidak menanggapi berita miring mengenai film karyanya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Cinema- Film 'Di Balik 98' yang disutradarai oleh aktor senior Lukman Sardi ternyata menuai banyak kontroversi, khususnya dari kalangan aktivis 98. Para aktivis mencurigai jika pembuatan film tersebut terdapat motif terselubung.

Namun, Lukman Sardi tidak menanggapi isu yang sedang berkembang. Menurutnya, film pertama yang disutradarai langsung olehnya ini tidak bernuansa politik sama sekali.

"Ini bukan film pengupasan fakta 98, saya belum sanggup menyutradarai kalau hal yang seperti itu. Karena 98 sampai sekarang belum tuntas menyibak faktanya," ujarnya usai press screening film Di Balik 98, di Djakarta Theater XXI, Rabu (7/1).

Lukman juga menambahkan jika komentar-komentar miring tentang film garapannya tersebut akibat belum menonton filmnya secara utuh.

"Maksud saya masalah pemelintiran sejarah mungkin harus nonton semuanya. Engga bisa nonton cuma trailernya aja," tutupnya. (yni)

#Lukman Sardi #Film Nasional #Aktivis 1998 #Kerusuhan 1998 #Di Balik 98
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Fun
Nirina Zubir Banjir Air Mata di Film Jangan Buang Ibu, Bocoran Sinopsisnya Bikin Mewek
Aktris Nirina Zubir kembali ke layar lebar lewat film keluarga Jangan Buang Ibu yang tayang 25 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Nirina Zubir Banjir Air Mata di Film Jangan Buang Ibu, Bocoran Sinopsisnya Bikin Mewek
Fun
Cinta Lama Babak Kedua Tayang di Bioskop 2 Juli, Intip Bocoran Trailer & Sinopsisnya!
Film romansa Cinta Lama Babak Kedua (CLBK) menghadirkan kisah pertemuan kembali dua insan yang pernah saling mencintai, dengan dinamika emosi yang kompleks.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
 Cinta Lama Babak Kedua Tayang di Bioskop 2 Juli, Intip Bocoran Trailer & Sinopsisnya!
Indonesia
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Nihayatul Wafiroh menegaskan negara tak boleh mengabaikan tragedi pemerkosaan massal Mei 1998. Ia mendukung perjuangan pendamping korban demi keadilan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Indonesia
Aktivis Reformasi Sebut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Bentuk Pengaburan dan Amnesia Sejarah Bangsa
Gelar kepahlawanan bukan sekadar bentuk penghargaan individual, melainkan mekanisme moral kolektif sebuah bangsa.
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Aktivis Reformasi Sebut Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Bentuk Pengaburan dan Amnesia Sejarah Bangsa
Indonesia
Aktivis 98 Kecam Tindakan Brutal Aparat, Tuntut Keadilan atas Kematian Pengemudi Ojol
Mereka menilai kematian Affan menjadi duka mendalam sekaligus tamparan keras bagi demokrasi Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Agustus 2025
Aktivis 98 Kecam Tindakan Brutal Aparat, Tuntut Keadilan atas Kematian Pengemudi Ojol
Indonesia
Prabowo Didesak Pecat Menbud Fadli Zon, Aktivis 98 Beberkan 3 Bukti Perkosaan Massal Bukan Rumor
Para aktivis 98 yang terdiri dari Pena 98, Barikade 98, Gerak 98 dan KA KBUI 98 mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memecat Fadli Zon dari jabatannya.
Wisnu Cipto - Kamis, 19 Juni 2025
Prabowo Didesak Pecat Menbud Fadli Zon, Aktivis 98 Beberkan 3 Bukti Perkosaan Massal Bukan Rumor
Indonesia
Bantah Fadli Zon, Komnas HAM Ungkap Bukti Kekerasan Seksual saat Peristiwa Mei 98
Pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyatakan tidak ada perkosaan dalam Peristiwa Kerusuhan Mei 1998 dinilai tidak tepat.
Frengky Aruan - Senin, 16 Juni 2025
Bantah Fadli Zon, Komnas HAM Ungkap Bukti Kekerasan Seksual saat Peristiwa Mei 98
Indonesia
Akademisi Desak Transparansi dengan Melibatkan TGPF dan Penyintas Mei 1998 dalam Penulisan Sejarah Nasional
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya mendengarkan kesaksian para penyintas yang masih hidup
Angga Yudha Pratama - Senin, 16 Juni 2025
Akademisi Desak Transparansi dengan Melibatkan TGPF dan Penyintas Mei 1998 dalam Penulisan Sejarah Nasional
Indonesia
Fadli Zon Wacanakan Proyek Penulisan Ulang Sejarah, Setara Institute: Manipulatif dan Cari Sensasi
Ketua Setara Institute Hendardi proyek ini potensial digunakan oleh rezim penguasa untuk merekayasa dan membelokkan sejarah bangsa sesuai dengan kehendak dan kepentingan politik rezim.
Frengky Aruan - Senin, 16 Juni 2025
Fadli Zon Wacanakan Proyek Penulisan Ulang Sejarah, Setara Institute: Manipulatif dan Cari Sensasi
Indonesia
Fadli Zon ‘Dibully’ karena Sebut Pemerkosaan Massal 1998 Tak Terbukti, Istana : Jangan Buru-buru ‘Divonis’
Menteri Kebudayaan Fadli Zon tengah menuai kecaman karena dianggap menyinggung korban pelecehan saat kerusuhan Mei 1998 silam
Frengky Aruan - Senin, 16 Juni 2025
Fadli Zon ‘Dibully’ karena Sebut Pemerkosaan Massal 1998 Tak Terbukti, Istana : Jangan Buru-buru ‘Divonis’
Bagikan