Luhut Dinilai Layak jadi Ketum Golkar Gantikan Airlangga Hartarto

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 25 Juli 2023
Luhut Dinilai Layak jadi Ketum Golkar Gantikan Airlangga Hartarto

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat diwawancara wartawan di Denpasar, Bali, Selasa (25/7). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu pemakzulan Airlangga Hartarto dari kursi Ketua Umum Partai Golkar melalui mekanisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tampaknya bakal menjadi kenyataan. Bahkan, sejumlah eksponen Golkar telah menyiapkan sejumlah nama pengganti Airlangga.

Eksponen Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Umum DEPINAS SOKSI Lawrence TP Siburian mengatakan pihaknya telah menganalisa nama-nama calon Ketum Golkar menggantikan Airlangga.

Baca Juga

Menteri Bahlil Siap jadi Ketum Golkar, Ngabalin: Jangan Mimpi!

"Semua tokoh-tokoh kita yang punya kapasitas untuk jadi ketua umum (Golkar) menggantikan pak Airlangga itu kita sudah bikin matriksnya, dan kita sudah menganalisis satu per satu,” kata Lawrence TP Siburian kepada wartawan, Selasa (25/7).

Adapun sejumlah nama tersebut, kata Lawrence, antara lain yakni Luhut Binsar Pandjaitan, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Bambang Soesatyo.

Selain itu, ada juga nama Bahlil Lahadalia yang bahkan telah menyatakan diri siap maju dalam pemilihan ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Jadi kita sudah bahas dan kita sudah pada satu kesimpulan bahwa mereka itu memang punya kapasistas,” tutur Lawrence.

Lebih lanjut Lawrence menjelaskan pihaknya mempertimbangkan banyak aspek sebelum menentukan sosok pengganti Airlangga.

Baca Juga

Bahlil Lahadalia Dianggap Ilalang di Partai Golkar

Adapun pertimbangan-pertimbangan itu antara lain terkait situasi politik terkini mengingat semakin dekatnya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2024.

Tak hanya itu, pada Oktober mendatang juga Golkar sudah harus mendaftarkan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung.

“Dan juga menetapkan nomor urut calon legislatif Partai golkar yang sudah sangat singkat sekali, ini kan Juli-Agustus-September-Oktober dua bulan berapa hari lah, jadi yang satunya dua bulan berapa hari, yang satunya enam bulan berapa hari, kurang lebih 7 bulan ya ke Pileg,” ucap Lawrence.

Atas pertimbangan tersebut, Lawrence menyebut Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan merupakan sosok yang tepat memimpin Golkar.

“Untuk menjadi ketua umum tersebut kita jatuhkan pilihan kita pada pak Luhut, karena situasi yang sudah sangat singkat tentu kami punya kriteria untuk menilai itu,” jelasnya.

Lawrence menilai Luhut telah memenuhi berbagai persyaratan menjadi Ketum Golkar. Dia menyebut, Luhut memiliki jiwa kepemimpinan, punya pengaruh besar, dan jaringan yang luas.

“Mereka semua itu sudah memenuhi persyaratan. Hanya saja, kita melihat dalam situasi yang sangat sempit ya, maka kita memprioritaskan, maka kita memberi prioritas pada pak Luhut,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Airlangga Hartarto Dinilai jadi 'Bom Waktu' bagi Golkar

#Luhut Panjaitan #Partai Golkar #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Selama lima hari GIIAS 2026 berlangsung, pihak Suzuki menemukan sebesar 23 persen peserta test drive secara khusus memilih mencoba Suzuki XL7 terbaru.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Indonesia
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 melanjutkan keberhasilan Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Bagikan