Lip Tint Made In Negeri Aing Mampu Menyaingi Merek Lip Product Internasional

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Senin, 21 Juni 2021
Lip Tint Made In Negeri Aing Mampu Menyaingi Merek Lip Product Internasional

Lip product lokal mulai digemari (Foto Pexels Shiny Diamond)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOREAN look kini telah jadi tren di dunia fesyen. Look make up Korea digemari lantaran memberikan tampilan diri jauh lebih segar dan terlihat lebih mudah.

Bagi pemula ingin belajar merias diri, look make up tersebut sering dijadikan acuan karena lebih mudah dipelajari serta tidak memerlukan banyak jenis perangkat merias.

Baca juga:

Mengapa Produk 'KW' Jadi Musuh Ekosistem Lokal Made In Negeri Aing

Meski sempat banjir produk rias Korea di dalam negeri, kini di berbagai konten media sosial sampai rak toko rias lebih banyak terpajang produk kecantikan Made In Negeri Aing.

Poduk kecantikan Made In Negeri Aing kini tak lagi muncul di kasta terdua. Fesyen enthusiast blak-blakan memberi ulasan jempolan meski tak diendorse atau jadi duta. Mereka terangan-terangan merekomendasikan produk kecantikan, seperti foundation, eye shadow, eye liner, blush on, sampai lip product.

lip tint
Bibir tampak menarik dipadu gincu. (Unsplash: Guido Fuia)

Lip product kini terbagi dalam beberapa jenis berbeda, mulai lip balm, lip butter, lip oil, lip scrub dan lip mask biasanya digunakan untuk merawat kesehatan dan kelembapan bibir, lip stick, lip liner, lip cream, lip matte, lip gloss, dan lip tint.

Produk lokal khusus bermain di lingkup lip product pun mulai ramai. Para kreatornya bahkan menyasar pelbagai segmen. Lip stick, lip matte, dan lip gloss biasanya lebih banyak digunakan perempuan dewasa karena tampilannya memberikan kesan lebih tebal.

Sedangkan kalangan remaja, biasanya lebih menyukai produk lebih ringan seperti lip cream ataupun lip tint. Hal ini dikarenakan tampilan diberikan pada saat menggunakan lip cream maupun lip tint jauh lebih segar. Selain itu, lip tint juga lebih sering digunakan sehari-hari karena tahan cukup lama sehingga lebih nyaman untuk digunakan dan tidak perlu dipakai berulang.

Saat ini sudah banyak sekali lip tint brand lokal Indonesia dianggap mampu bersaing dengan brand designer ternama. Tidak hanya itu, ide memulai bisnis dimulai dengan menjual jenis lip tint ini juga sedang gemar dilakukan banyak remaja bahkan influencer.

Berikut beberapa brand lipt tint lokal sedang naik daun di kalangan remaja:


1. FIRSTKISS Beauty

lip tint
FIRSTKISS gloss lasting tint. (Foto: Instagram firstkissbeauty)

Belakangan, lip tint merek FIRSTKISS sedang populer di TikTok. Banyak pengguna memberikan kesan tidak percaya jika lip tint tersebut merupakan produk lokal. Bahkan sang owner membagikan pengalamannya melakukan cuti kuliah untuk melanjutkan usahanya di bidang berfokus pada lip product. Diklaim sebagai lip tint vegan dan cruelty free, tekstur dari lip tint ini cukup cair dan ketika diaplikasikan pada bibir akan memberikan efek ‘bibir basah’.

Mengusung tema zodiak dan hadir dalam 6 warna terdiri dari Taurus, virgo, gemini, leo, scorpio, dan sagitarius, lip tint ini sempat viral karena disandingkan langsung para pemakai dengan lip product brand designer ternama ‘Dior Lip Tattoo’. FIRSTKISS dianggap lebih baik dibandingkan brand designer tersebut karena ketahanannya dan kandungan di dalamnya tidak hanya dapat digunakan sebagai pewarna bibir tetapi juga merawat dan melembabkan bibir serta tahan hingga 12 jam lebih. Saat ini FIRSTKISS sudah bisa dikirimkan di seluruh negeri.


2. SECONDATE Beauty

lip tint
SECONDATE milky gel lip tint. (Foto: Instagram secondatebeauty)

Lip tint ini merupakan hasil kerjasama antara pengusaha Gitta Amelia dan beauty influencer Titan Tyra. Dinamakan sebagai milky gel liptint, tekstur produk ini tidak terlalu cair, sedikit kental seperti gel tetapi saat dipakai terasa sangat ringan di bibir. Selain nyaman, lip tint satu ini memberikan hasil akhir glossy. Packingnya kecil dan berbentuk tabung ini sangat lucu dan menghemat tempat sehingga mudah untuk dibawa ke mana-mana.

Baca juga:

Kemasyhuran Tingwe Made In Negeri Aing Tiada Tanding

Secondate memiliki 5 varian warna dinamakan dengan unik, seperti brunch, gallery, picnic, netflixx, naughty. Harganya hanya dibanderol sebesar 129 ribu rupiah. Cukup murah untuk dipakai sehari-hari dan bisa bertahan hingga 5-6 bulan. Selain Indonesia, saat ini SECONDATE sudah menerima pengiriman hingga ke Singapura, Malaysia, dan Filipina.


3. SYCA official

lip tint
SYCA limited collections top secret project with Tom and Jerry. (Foto: instagram sycaofficial)

Produk lip tint dibuat beauty influencer Monica Tan dan Pamela Wirjadinata tersebut terinspirasi dari nama pohon Ara, Sycamore diharapkan dapat berbuah banyak seperti pohon Ara. Tekstur lip tint ini tidak jauh berbeda dengan Secondate, hanya saja Syca terasa lebih ringan dan cair ketika diaplikasikan di bibir.

Syca awalnya hanya memiliki 5 varian warna, red rose, tangerine orange, velvet pink, caramel beige dan brick red. Namun, saat ini Syca mempunyai top secret project mengusung tema Tom and Jerry. Hanya terdapat dua warna lip tint pada collab ini, wrapped in nude dan wine berry.

Betuk packagingnya berbentuk kotak ditutupi dengan warna putih tetapi pada bagian tengahnya terdapat celah memungkinkan kita untuk melihat isinya. Lip tint ini dibanderol harga sama dengan Secondate, sebesar 129 ribu rupiah. (Tel)

Baca juga:

Alutsista Made In Negeri Aing Diminati Dunia

#Juni Made In Negeri Aing #Tren Fesyen #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Bagikan