Kuliner

Lindungi Warisan Makanan, Italia Tentang Daging Hasil Lab

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 April 2023
Lindungi Warisan Makanan, Italia Tentang Daging Hasil Lab

Pemerintah Italia mendukung undang-undang yang melarang daging yang diproduksi secara sintetis. (foto: pexels-malidate van)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMERINTAH Italia telah mendukung undang-undang yang akan melarang daging produksi laboratorium dan makanan sintetis lainnya. Alasan dari pelarangan itu ialah demi melindungi warisan makanan Italia dan menjamin kesehatan. Jika undang-undang tersebut disetujui, orang yang melanggar akan dikenai denda hingga 60 ribu euro atau setara Rp 980 juta. Selain itu, pelanggar akan kehilangan hak atas pendanaan publik hingga tiga tahun dan pabrik tempat pelanggaran terjadi dapat ditutup.


Seperti dikabarkan Euro News, dalam undang-undang tersebut juga tertulis industri Italia tidak akan diizinkan memproduksi makanan atau pakan dari kultur sel atau jaringan yang berasal dari hewan vertebrata. Pemerintah Italia berjanji melindungi industri makanan Italia dari inovasi teknologi yang dianggap berbahaya. Untuk itu, pemerintah sehingga mengganti nama kementerian pertanian menjadi kementerian pertanian dan kedaulatan pangan.

BACA JUGA:

Tak Main-Main, Orang Italia Punya Budaya Makan dan Minum


“Produk laboratorium, menurut kami, tidak menjamin kualitas, kesejahteraan, dan perlindungan budaya serta tradisi kami,” kata Menteri Pertanian dan kedaulatan Pangan Italia Francesco Lollobrigida, dikutip Euro News. Ia menekankan pentingnya tradisi makanan Italia. Daging sintetis menjadi pukulan dari beberapa kelompok kesejahteraan hewan karena daging buatan laboratorium menjadi solusi untuk masalah, termasuk melindungi lingkungan dari emisi karbon dan keamanan pangan.

laboratorium
Kemeterian Pertanian dan Kedaulatan Pangan Italia tidak dapat menjamin kualitas dari produk pangan hasil labolatorium. (foto: pexels-edward jenner)


Seperti dilansir BBC, rancangan undang-undang yang diusulkan setelah serangkaian keputusan pemerintah yang melarang penggunaan tepung berbahan dasar serangga, seperti jangkrik dan belalang, dalam pizza atau pasta. Proposal tersebut berusaha melarang makanan sintetis yang diproduksi dari sel hewan tanpa membunuh hewan dan akan berlaku untuk ikan yang diproduksi di laboratorium serta susu sintetis.


Pada November 2022, US Food and Drug Administration (FDA) membersihkan ayam yang dikultur sel untuk konsumsi manusia setelah melakukan evaluasi. Pada 2020, Singapura memberikan persetujuan peraturan untuk daging ayam hasil laboratorium untuk digunakan dalam nugget.

BACA JUGA:

Jadi yang Pertama, Singapura Setujui Produk Daging Buatan


Sejauh ini belum ada persetujuan yang disahkan di dalam Uni Eropa. Meski begitu, European Food Safety Authority (EFSA) telah memperjelas bahwa pertanian berbasis sel seperti daging yang dibudidayakan dapat dianggap sebagai solusi yang menjanjikan dan inovatif untuk kesehatan dan lingkungan sistem pangan yang ramah.


International Organization for Animal Protection menekankan daging hasil laboratorium, meski berasal dari sel hewan, merupakan ‘alternatif etis’ yang tidak membahayakan kesejahteraan hewan, kelestarian lingkungan, atau keamanan pangan.(vca)

BACA JUGA:

Unik, Startup Produksi Daging Berbasis Udara

#Kuliner #Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Kuliner
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Seluruh rangkaian ini menjadi cara Sudestada menutup 2025 dengan meriah.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Bagikan