Lima Wilayah Jakarta Belum Dibuat Sumur Resapan Tank

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 21 November 2020
Lima Wilayah Jakarta Belum Dibuat Sumur Resapan Tank

Banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, melintas di RT11 RW05, Selasa (22/9). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan membangun sumur resapan menggunakan modular tank di titik rawan genangan. Sumur resapan ini sebagai antisipasi banjir terutama di musim hujan.

Kelebihan sumur resapan menggunakan modular tank yaitu instalasi cepat, ringan, dan struktur kuat.

Sumur resapan ini memiliki panjang empat meter, lebar tiga meter, dan kedalaman 1,5 meter dengan masing-masing lubang diisi 54 modular tank.

Baca Juga:

Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Berjalan Baik

"Tidak semua sumur resapan pakai modular tank, kita lihat lokasi yang memungkinkan, biasanya di lokasi yang agak luas," terang Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf di Jakarta.

Salah satu pembuatan sumur resapan dengan modular tank di Jalan Kompleks Green Garden Blok L, RT 12/4, Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk. Drainase vertikal modural tank di Kebon Jeruk untuk antisipasi genangan sebagai tampungan air sementara di lokasi tersebut.

Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Jumlah sumur resapan yang dibangun sepanjang 100 meter dengan kapasitas atau daya tampung volume air sebanyak 300 meter kubik.

Menurut Juaini, modural tank ini merupakan alat baru Dinas SDA untuk pencegahan banjir. Ia mengatakan, lima wilayah Jakarta belum menggunakan sumur resapan modural ini, baru di Jakarta Barat yaitu Kebon Jeruk.

Baca Juga:

Kerugian Banjir Bandang di Kawasan Wisata Landak River Capai Ratusan Juta

Artinya wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu belum ada sumur resapan itu.

"Lima wilayah belum semuanya pakai, baru kemarin di Green Garden, di tempat lain belum. Kita lagi proses, sumur resapan dengan modular tank kita masifkan 2021," tutur Juaini.

Saat ini ucap Juaini, pihaknya tengah mencari lokasi yang cocok untuk proyek pengerjaan sumur resapan modural tank.

"Kami terus mencari lokasi yang memungkinkan untuk dipasangi itu," tutup Juaini. (Asp)

Baca Juga:

Anies Ingin Banjir di DKI Surut 6 Jam, Dinas SDA: Daerah Cekung Mungkin Lebih

#Banjir Jakarta #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Bagikan