Lima Hoaks Terpopuler Serang Kubu Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Oktober 2018
Lima Hoaks Terpopuler Serang Kubu Jokowi

Presiden Jokowi pakai bahasa isyarat saat pembukaan Asian Para Games 2018. Foto: Twitter

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo) mencatat sepanjang September 2018 kubu Calon Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin paling banyak diserang berita dan informasi hoaks yang beredar di media sosial .

"Dari catatan hoaks politik yang masuk dalam database kami diolah dari group Forum Anti-Fitnah Hasut dan Hoaks pada September 2018, hoaks yang menyerang Jokowi sebanyak 36 jenis dan Prabowo 16 jenis," kata Ketua Mafindo Septiaji Eko Nugroho, Senin (8/10).

Mafindo merincikan pada September 2018, ada 86 topik hoaks yang mengemuka, dan 59 di antaranya terkait politik serta 52 lainnya terkait Pilpres 2019.

jokowi
Pasangan Nomor Urut 01 Capres Jokowi dan Cawapres Maruf Amin saat mendaftar di KPU. Foto: KPU

"Artinya, hoaks pilpres masih mendominasi media sosial, dan juga platform messaging seperti WA dan ini mengkhawatirkan, karena rentan memicu pertengkaran bahkan konflik sosial di masyarakat," tutur Septiaji.

Berdasarkan catatan Mafindo, dilansir Antara, lima hoaks yang paling populer pada September masih seputar isu Suku, Agama dan Ras (SARA). Posisi pertama diduduki isu hoaks warga asal China ditangkap TNI AD karena membuat KTP palsu dengan jumlah sebaran mencapai 92.204 dan masuk kategori disinformasi.

Kemudian Pekerja LRT ditangkap di Karawang disangka Tentara Merah PKC dengan jumlah sebaran 63.000 masuk kategori disinformasi di urutan dua. Lalu pendidikan agama akan dihapus dengan jumlah sebaran 37.085 masuk kategori disinformasi.

Ilustrasi hoaks
Ilustrasi. (Foto: Ist)

Selanjutnya, hoaks tentang rezim kodok ini benar-benar anti-Islam dengan jumlah sebaran 32.034 masuk kategori disinformasi. Terakhir berita hoaks demi jalan tol masjid dan tempat ibadah kita pun mereka robohkan dengan jumlah sebaran 16.280 masuk kategori disinformasi.

Adapun, saluran paling banyak digunakan menyebar hoaks adalah facebook sebesar 49,88 persen, youtube 16,24 persen, dan twitter 15,08 persen. (*)

#Berita Hoax #Pilpres 2019 #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan