Lika-liku Hidup Andra Soni, Anak TKI Calon Pemenang Pilkada Banten

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 29 November 2024
Lika-liku Hidup Andra Soni, Anak TKI Calon Pemenang Pilkada Banten

Cagub Banten Andra Soni dan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: tangkapan layar media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cagub Banten Andra Soni unggul dalam hitung cepat Pilkada 2024, sekaligus berpotensi menjadi Gubernur Banten pertama yang tak berafiliasi dengan ‘dinasti Atut’.

Lalu, siapakah Andra Soni sehingga dia dan Cawagub Dimyati Natakusumah bisa unggul meyakinkan dari sang rival, Airin Rachmi Diany? Dilansir dari situs DPRD Banten, Andra Soni memiliki perjalanan hidup yang penuh perjuangan.

Andra merupakan anak dari petani di Payakumbuh, Sumatera Barat pada 48 tahun lalu. Kondisi ekonomi yang serba terbatas memaksa orang tuanya alih profesi menjadi kuli bangunan di Pekanbaru, Riau saat Andra berusia balita.

Tak sampai di situ, orang tua Andra lalu merantau ke Negeri Jiran Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal, dengan bekerja sebagai buruh tani di kebun sawit.

Baca juga:

Andra Soni Akui Bisa Menang dari Airin Berkat Andil Prabowo

Politikus yang lahir pada 12 Agustus 1976 ini mendapat kesempatan sekolah dari Pemerintah Malaysia meski berstatus anak TKI. Andra kemudian masuk ke sekolah setara Sekolah Dasar (SD).

Namun hidup Andra tak semulus yang dibayangkan karena usai menyelesaikan pendidikan setara SD, dia tak bisa melanjutkan pendidikannya setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Malaysia lantaran dokumennya tak lengkap.

Gagal melanjutkan sekolah di Malaysia membuat Andra bersama kakaknya kembali ke Tanah Air dan tinggal di Ciledug, Kota Tangerang. Semasa SMP, Andra mengalami kesulitan ekonomi untuk berangkat sekolah. Kendala ongkos pulang-pergi sekolah dan uang jajan seadanya membuat Andra kerap menumpang bermalam di rumah teman sekolahnya.

Baca juga:

Pilkada Banten: Airin Rachmi dan Andra Soni Sama-sama Unggul di TPS Tempat Mencoblos

Anak kelima dari enam bersaudara ini mengaku beruntung karena pemilik rumah tersebut ternyata Raden Muhidin Wiranata Kusuma, putra dari Raden Aria Adipati Wiranata Kusuma, Mendagri RI pertama. "Itu bapak angkat saya. Dia yang melanjutkan saya sekolah sampai saya lulus SMA," tutur politikus Gerindra itu.

Lagi-lagi uang menjadi penghambat Andra meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi, usai lulus SMA. Andra akhirnya memilih bekerja sambil menyisihkan gaji untuk biaya kuliah. Singkat cerita Andra Soni berhasil menjadi mahasiswa STIE Bakti Pembangunan program Diploma III, meski uang kuliah dibayarnya dengan cara menyicil.

Dalam kesibukan kuliah sambil bekerja, Andra kembali dihadapkan dengan masalah karena perusahaan tempatnya bekerja terdampak krisis moneter. Andra lalu memutar otak untuk tetap menghasilkan uang hingga akhirnya bekerja sebagai pengantar surat.

Baca juga:

PDIP Bakal Bawa Anomali Pilkada Banten ke MK

Menjadi seorang kurir ternyata menyita waktu Andra hingga kuliahnya terdampak. Andra bahkan tak lulus sampai tiga kali di satu mata kuliah. Meski menyita waktu, Andra tak memiliki pilihan lain dan terus bekerja di perusahaan tersebut hingga kariernya meningkat sampai menduduki kursi manajer.

Atas kerja kerasnya itu, Andra Soni dapat menyelesaikan pendidikannya pada jenjang S1 bidang Manajemen di Universitas Banten dan S2 Magister Administasi Pemerintahan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA).

Usai lulus kuliah, Andra Soni meniti karier sebagai pengusaha dengan membangun perusahaan ekspedisi. Usahanya tersebut berkembang pesat hingga memiliki cabang di beberapa daerah dan Malaysia serta kantor perwakilan di Saudi Arabia dan Qatar.

Baca juga:

Hasil Quick Count Pilkada Banten: Andra-Dimyati Unggul Sementara

Andra lalu memutuskan terjun ke dunia politik pada Pemilu 2014, dengan menjajal peruntungan sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra dan berhasil lolos dengan perolehan suara yang menurutnya cukup memuaskan.

Partai Gerindra lalu mengangkat Andra menjadi Sekretaris DPD Gerindra Banten mendampingi Desmond J Mahesa. Andra lalu kembali maju di Pemilu 2019. Dengan berbagai pertimbangan, Gerindra lalu merekomendasikan Andra menjadi Ketua DPRD Provinsi Banten 2019-2024.

Pada Pemilu 2024, pria berusia 48 tahun itu kembali terpilih menjadi anggota DPRD namun mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon Gubernur bersama Achmad Dimyati Natakusumah sebagai calon Wakil Gubernur Provinsi Banten yang diusung oleh KIM Plus. (Knu)

#Pilkada Banten #Andra Soni #Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Berita Foto
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Gubernur Banten, Andra Soni saat melakukan di Marina Carita, Banten, Kamis (10/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 10 September 2026
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Olahraga
Dewa United Basketball Academy Resmi Dibuka, Gubernur Banten Andra Soni Berikan Apresiasi sebagai Pembinaan Atlet Sejak Dini
Kehadiran akademi tersebut menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pembinaan olahraga, khususnya bola basket, dengan fokus mencetak atlet sejak usia dini.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Dewa United Basketball Academy Resmi Dibuka, Gubernur Banten Andra Soni Berikan Apresiasi sebagai Pembinaan Atlet Sejak Dini
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Bagikan