MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar program mudik gratis serta balik gratis. Dalam program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta. Jumlah peserta pada 2026 naik 34 persen dibandingkan 2025.
Di mana, pelaksanaan mudik gratis pada Senin, 16 Maret 2026, berupa pemberangkatan truk pengangkut sepeda motor sebanyak 388 unit dari terminal Pulo Gadung menuju lima kota tujuan di Pulau Jawa.
Sementara pada Selasa, diberangkatkan peserta mudik gratis menuju 20 kota tujuan yang tersebar di enam provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau agar masyarakat tidak lakukan perjalanan kembali ke ibu kota secara serentak agar tidak menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.
Baca juga:
Antusias Ribuan Warga Jakarta Ikuti Program Mudik Gratis Lebaran 2026 di Monas
“Kami mengimbau bagi warga yang nanti kembali ke Jakarta, karena ini liburnya panjang, tidak semua kemudian harus bertumpuk di awal,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Pusat, Selasa.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan program balik gratis dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026, untuk pemberangkatan dari lima kota menuju terminal Pulo Gadung.
“Selanjutnya, pada Kamis, 26 Maret 2026, pemberangkatan peserta mudik balik gratis menuju terminal Pulo Gebang dari 20 kota di Indonesia,” ujar Syafrin.
Dia merinci 20 kota tujuan itu tersebar di enam provinsi di Indonesia, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.
Jumlah armada yang disiapkan pada layanan mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 744 unit bus, dengan 660 unit di antaranya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, sementara 83 bus lainnya berasal dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Dadan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan swasta di Jakarta.
Syafrin juga menyebutkan 400 unit bus dialokasikan untuk arus mudik dengan kapasitas penumpang 18.813 penumpang dan arus balik sebanyak 344 bus dengan kapasitas 16.199 penumpang.
Dengan demikian, total jumlah penumpang yang diangkut pada program mudik dan balik gratis tahun ini sebanyak 35.012 penumpang.
Di samping itu, kata dia, ada pula bantuan enam unit bus khusus penyandang disabilitas dari Baznas Bazis DKI Jakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BUMD dan perusahaan swasta yang telah memberikan bantuan bus dan merupakan CSR perusahaan, yaitu Direktur Utama PT Bank Jakarta, PT Transportasi Jakarta, PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PAM Jaya, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan PT Farkos Citra Internasional,” ungkap Syafrin. (*)