Kesehatan

Libur Panjang Segera Tiba, Tetap Perhatikan Asupan Protein

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 29 November 2021
Libur Panjang Segera Tiba, Tetap Perhatikan Asupan Protein

Dada ayam salah satu makanan tinggi protein. (Foto: Unsplash/Philippe Zuber)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DESEMBER menjadi bulan dengan libur panjang karena akan menyambut pergantian tahun. Saat liburan, kita cenderung tidak memperhatikan pola makan dan makan seenaknya saja. Alhasil, beberapa orang mengalami berat badan yang over.

Mengutip laman ANTARA Minggu (28/11), Senior Director Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition, Susan Bowerman mengatakan salah satu cara untuk menghindari makanan manis saat liburan adalah menambah lebih banyak protein dan mengurangi karbohidrat.

“Kamu akan merasa lebih kenyang, sehingga cenderung makan lebih sedikit dan mengurangi jajanan yang tidak sehat,” ungkapnya.

Baca juga:

Kekurangan Asupan Garam Berbahaya Bagi Kesehatan

Libur Panjang Tiba, Tetap Perhatikan Asupan Protein
Susan Bowerman. (Foto: YouTube/Herbalife Nutrition)

Protein sangat penting karena membantu dan mempertahankan massa otot tanpa lemak. Protein juga penting untuk menerapkan pola hidup sehat, karena merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein juga membantu porsi makanamu jadi lebih bikin kenyang.

Ada banyak makanan yang kaya akan protein, seperti daging, ungags, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jadi, ketika kita menambahkan protein sekaligus mengurangi kalori, kita akan mendapat manfaat dari nutrisi tambahan yang dibutuhkan tubuh.

Mulailah sarapan dengan protein tinggi. Beralih ke seeral, cobalah shake pengganti makanan atau oatmeal dengan bubuk protein campuran. Studi menunjukkan bahwa sarapan kaya protein tidak hanya membantu tetap bikin kenyang sampai makan siang, tetapi juga membantu membatasi asupan sepanjang hari.

Usahakan juga untuk tidak pergi ke acara liburan dengan perut kosong. Makanlah camilan, seperti yogurt atau keju tanpa lemak dengan buah, atau camilan batangan protein sebelum pergi. Kamu juga bisa membawa bekal segar, seperti kacang, protein bar, atau sepotong keju rendah lemak untuk berjaga-jaga.

Baca juga:

Studi: Asupan Sayur dan Buah Pengaruhi Kesehatan Mental Anak

protein
Mengurangi camilan-camilan manis. (Foto: Unsplash/Christina Branco)


Saat melihat menu makanan dan hidangan ketika liburan, ada beberapa cara agar tetap sehat. Untuk hidangan utama, carilah sumber protein tanpa lemak seperti ikan bakar, unggas, daging tanpa lemak, atau sumber vegetarian seperti kacang-kacangan.

Coba kurangi karbohidrat tinggi seperti nasi, roti, kentang tumbuk, dan pasta tepung putih. Sebagai gantinya, tambahkan lebih banyak sayuran dan salad, cari kacang dan biji-bijian yang kaya protein, seperti beras merah atau pasta gandum utuh.

“Kami tidak harus sepenuhnya menghindari makanan favorit selama liburan. Salah satu triknya mengurangi makanan ringan, seperti kue kering coklat. Sebagai gantinya, nikmati makanan ringan khusus dalam porsi kecil yang terkait dengan hari raya, seperti roti jahe. Dan jangan lupa rutinitas olahraga. (and)

Baca juga:

Smoothies Kopi Cocok untuk Sarapan dan Asupan Kafeinmu

#Kesehatan #Libur Akhir Tahun #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan