Lezatnya Chili Oil, ada 4 Manfaat Kesehatannya Pula

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 30 September 2024
Lezatnya Chili Oil, ada 4 Manfaat Kesehatannya Pula

Ilustrasi chili oil. (Foto: Unsplash/Percy Pham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Chili oil sering jadi teman santapan makanan karena dapat menambahkan varian rasa yang fenomenal. Siapa sangka, selain nikmat dan lezat, chili oil ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan.

Chili oil sebagian besar mengandung capsaicin, senyawa aktif dalam cabai yang memberikan rasa pedas. Berkat senyawa ini, minyak cabai dapat meningkatkan metabolisme dan memberikan manfaat antioksidan.

Dilansir Healthshots, berikut empat manfaat chili oil nan tak terduga:

1. Sifat antioksidan

Minyak cabai mengandung karotenoid dan kapsaisinoid yang memiliki sifat antioksidan, menurut penelitian tahun 2023 yang diterbitkan dalam jurnal Current Research in Food Science. Antioksidan memainkan peran utama dalam menetralkan radikal bebas dalam tubuh.

Baca juga:

Manfaat dan Reaksi Ekstrem Tubuh saat Konsumsi Makanan Pedas

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif, yang menyebabkan penyakit kronis seperti kanker. “Dengan mengurangi stres oksidatif, antioksidan dalam minyak cabai membantu melindungi sel-sel tubuh dan mendukung kesehatan secara keseluruhan,” kata ahli gizi Manvi Lohia .

2. Efek anti-inflamasi

“Capsaicin, yang merupakan bagian utama dari minyak cabai, memiliki efek antiperadangan, sehingga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh,” kata Lohia.

Dengan menghambat produksi protein inflamasi tertentu, capsaicin dapat membantu mengelola dan mencegah kondisi yang terkait dengan peradangan kronis. Capsaicin merupakan pemicu utama banyak penyakit, termasuk penyakit jantung.

Dalam sebuah studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal Biomolecules , ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan kaya cabai memiliki risiko lebih rendah untuk meninggal karena penyakit kardiovaskular.

Baca juga:

Kacang Almond Solusi Jitu Atasi Sembelit, ke 'Belakang' Pasti Lancar

3. Pereda nyeri

Capsaicin juga dikenal karena kemampuannya meredakan nyeri . Ia bekerja dengan cara mengurangi substansi P, neurotransmitter yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal nyeri ke otak.

"Berkat kemampuan ini, minyak cabai dapat bermanfaat untuk mengatasi kondisi nyeri seperti radang sendi, dan bahkan nyeri otot setelah berolahraga," ujarnya.

4. Dukungan kesehatan pencernaan

Konsumsi chili oil dalam jumlah sedang sebenarnya dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Capsaicin merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak cairan pencernaan, yang dapat meningkatkan pencernaan dan mencegah masalah seperti sembelit.

Selain itu, capsaicin dapat membantu mengatur motilitas usus, memastikan makanan bergerak lancar melalui saluran pencernaan. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan