Lemur Madagaskar Terancam Punah

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 01 April 2023
Lemur Madagaskar Terancam Punah

Lemur memiliki perawakan kurus berbulu abu-abu dengan ekor loreng mirip zebra. (Foto: deviantart)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INGATKAH kamu dengan King Julien di film Madagascar? Ya, hewan lucu itu punya perawakan kurus dengan bulu abu-abu dan ekor loreng mirip zebra. Di dunia nyata, King Julien dikenal dengan namanya lemur. Lemur ialah primata primitif asli Madagaskar. Namun, ada juga lemur yang berasal dari Asia Tenggara dan Filipina.

Kelucuan lemur mungkin tak akan lama lagi di Bumi ini. Seperti dikabarkan Sciencedaily.com, para peneliti dari German Primate Center dan University of Zurich telah menganalisis data jangka panjang dari Madagaskar bahwa populasi lemur tikus sedang tidak stabil. Hal itu meningkatkan risiko kepunahannya.

BACA JUGA:

Pria di Australia Temukan Bongkahan Emas Bernilai Rp 2,4 Miliar


Perubahan iklim jadi salah satu faktor pendorong kepunahan lemur. Primata ini bereproduksi dan membangun bantalan lemak di tubuhnya saat musim hujan untuk digunakan bertahan di kala musim kemarau. Namun, belakangan ini Madagaskar diterpa kemarau dan kekeringan lebih lama daripada yang seharusnya, terlebih musim panas lebih terik daripada biasanya. Hal itu menjadi kekhawatiran para peneliti. Bisakah lemur tikus beradaptasi dengan perubahan iklim?

lemur

Lemur bereproduksi dan membangun bantalan lemak di tubuhnya saat musim hujan. (Foto: freepik/freepik)


“Hasil yang kami dapat menunjukkan bahkan spesies hewan yang seharusnya dapat beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan kondisi lingkungan berkat tingkat reproduksi yang tinggi terancam kelangsungan hidupnya oleh perubahan iklim,” kata Peter Kappeler dari German Primate Center.

BACA JUGA:

Arus Laut dalam Antartika Terancam Hancur


Perubahan iklim menyebabkan fluktuasi pada kepadatan populasi dan meningkatkan risiko kepunahan secara cepat. Hal itu merupakan sinyal peringatan yang mengkhawatirkan untuk potensi kehilangan keanekaragaman hayati di daerah tropis.

Seperti dilansir Worldanimalfoundation.org, salah satu cara untuk mencegah kepunahan ialah dengan mengurangi aktivitas yang bisa berdampak terhadap pemanasan global. Mulailah membeli produk berkelanjutan, mendaur ulang semua barang-barangmu, dan perubahan kecil lainnya.(kmp)

BACA JUGA:

Fosil Dinosaurus Terbesar di Dunia Dipamerkan di Museum London

#Berita Unik #Gaya Hidup #Madagaskar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
  30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Lifestyle
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Veronica Tan menyoroti pentingnya tersedianya ruang bagi masyarakat, terutama perempuan, untuk aktif menjaga kesehatan sekaligus membangun komunitas yang saling menguatkan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Lifestyle
Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Ia telah menerbangkan puluhan ribu penumpang selama hampir 17 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Dunia
Krisis Minyak Timur Tengah Guncang Madagaskar, Status Darurat Nasional 15 Hari
Madagaskar menjadi salah satu negara yang terdampak langsung. Pemerintah setempat menetapkan keadaan darurat energi selama 15 hari untuk mengatasi krisis pasokan yang semakin parah.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Krisis Minyak Timur Tengah Guncang Madagaskar, Status Darurat Nasional 15 Hari
Bagikan