Legitnya Es Cendol untuk Menu Buka Puasa

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Sabtu, 04 Juni 2016
Legitnya Es Cendol untuk Menu Buka Puasa

Es Cendol (Foto: Instagram @tantepanda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Jelang memasuki bulan Ramadhan tahun ini, banyak tradisi yang menyertai kekhasan kuliner terutama dari sisi budaya lokal Indonesia.

Ada beberapa kuliner tradisi nusantara pada saat ramadhan yang menjadi menu unggulan untuk berbuka puasa. Salah satunya yakni es cendol.

Minuman yang satu ini sudah lazim dinikmati masyarakat indonesia. Rasanya yang gurih dan manis membuat kuliner ini termasuk salah satu minuman favorit saat cuaca panas dan tak jarang menjadi hidangan acara resmi seperti perkawinan, khitanan dan sebagainya.

Es Cendol merupakan minuman tradisional khas Sunda di Jawa Barat. Di Jawa cendol dikenal dengan sebutan es dawet. Berdasarkan asal-usulnya, diyakini nama cendol sendiri berasal dari kata 'jendol' yang berarti butiran-butiran hijau es cendol.

Berbahan baku utama tepung beras yang sudah disaring menggunakan alat khusus, dicampur santan dan gula merah membuat butiran cendol berasa manis saat diteguk. Cendol akan lebih nikmat lagi saat diminum menggunakan campuran es dan dinikmati saat cuaca panas, maknyus.

Sebagai salah satu minuman sajian pengantar, ternyata cendol sudah cukup ternama di belahan dunia, khususnya Asia Tenggara.

Di Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina dan Thailand, Cendol juga menjadi minuman yang favorit.

Bahkan, es cendol disebut sebagai salah satu minuman terlezat di dunia versi CNN Go, mengalahkan minuman khas lain yang berasal dari berbagai dunia, seperti Guinnes, yakult, bir, wine dan lain-lainnya.

Cara membuat es cendol juga cukup mudah.

Bahan-bahan:

50 gram tepung sagu
100 gram tepung beras
100 ml air suji
200 ml air
100 gram nangka matang, potong dadu 1 cm
200 ml santan kental matang
2 lembar daun pandan, simpulkan
½ sdt garam
150 gram gula merah sisir
100 ml air
500 gram es serut

Cara membuat:

1. Campur tepung beras, tepung sagu, air suji, dan air menjadi satu. Masak sambil diaduk-aduk hingga jadi bubur yang kental.
2. Siapkan baskom ukuran sedang isi dengan air dingin, saring adonan bubur tepung dengan saringan cendol. Biarkan jatuh ke dalam baskom dan membeku membentuk cendol.
3. Rebus santan, garam, dan daun pandan hingga mendidih angkat.
4. Rebus gula merah dengan 100 ml air hingga larut dan mengental. Angkat.
5. Penyajian: Letakkan dan susun larutan gula, cendol, nangka, santan dan es serut. Sajikan segera.

Baca Juga:

  1. Sate Susu, Makanan Khas Ramadan di Bali
  2. Resep Biji Salak Buatan Rumah Khas Ramadan
  3. Kicak, Menu Takjil Khas Masyarakat Jogja
  4. Jelang Ramadan, Tim TPID Solo Sidak Harga di Sejumlah Pasar
  5. Jelang Ramadan, Keraton Solo Gelar Tradisi Nyadran
#Bulan Ramadan #Kuliner Khas Ramadan #Makanan Khas Ramadan #Es Cendol
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Tradisi
Mengenal Tradisi Jaburan, Budaya Berbagi Makanan saat Ramadan di Tanah Jawa
Jaburan adalah tradisi berbagi makanan saat Ramadan di Jawa. Simak asal-usul, makna, dan nilai sedekah di balik tradisi ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Mengenal Tradisi Jaburan, Budaya Berbagi Makanan saat Ramadan di Tanah Jawa
Indonesia
MUI ‘Haramkan’ Sweeping Tempat Makan yang Buka Siang Hari saat Bulan Ramadan
“Pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama, sehingga tidak diperlukan tindakan sepihak,” kata Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
MUI ‘Haramkan’ Sweeping Tempat Makan yang Buka Siang Hari saat Bulan Ramadan
Indonesia
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Jatuh Kamis 19 Februari
Keputusan pemerintah tahun ini berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan awal Ramadan satu hari lebih awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Jatuh Kamis 19 Februari
Indonesia
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Chico Hakim menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar ketertiban umum
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Pemprov DKI Ingatkan Ormas Jangan Jadi 'Superhero' di Siang Bolong Saat Ramadan
Indonesia
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, Ketum MUI: Itu Dinamika Ijtihad, Jangan Saling Mengkafirkan
Kiai Anwar menyoroti bahwa keragaman dalam menentukan awal puasa justru menunjukkan sisi egaliter kehidupan beragama di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, Ketum MUI: Itu Dinamika Ijtihad, Jangan Saling Mengkafirkan
Lifestyle
Mengenal Tradisi Munggahan, Cara Masyarakat Sambut Ramadan
Tradisi munggahan adalah budaya masyarakat Sunda menjelang Ramadan. Simak makna, sejarah, waktu pelaksanaan, dan perbedaannya dengan cucurak.
ImanK - Kamis, 12 Februari 2026
Mengenal Tradisi Munggahan, Cara Masyarakat Sambut Ramadan
Lifestyle
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Keunikan tradisi ini terletak pada penyajian makanan khas bernama Puli
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Baratan: Tradisi Unik Nisfu Sya'ban di Jepara Sebagai Simbol Keselamatan Menjelang Bulan Suci Ramadan
Lifestyle
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Pada periode ini, intensitas ibadah biasanya meningkat tajam karena masyarakat meyakini adanya keberkahan khusus yang diturunkan Allah SWT
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Nisfu Syaban 1447 Hijriah Jatuh 3 Februari 2026, Momentum Emas Raih Syafaat Nabi Muhammad
Indonesia
Masjid Istiqlal Gelar Sejumlah Program Ramadan, Ada 4 Ribu Boks untuk Buka Puasa dan Sahur Tiap Harinya
Masjid Istiqlal akan mengadakan sejumlah program selama bulan suci Ramadan 2025/1446 Hijriah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Februari 2025
Masjid Istiqlal Gelar Sejumlah Program Ramadan, Ada 4 Ribu Boks untuk Buka Puasa dan Sahur Tiap Harinya
Indonesia
Jam Kerja ASN DKI Disesuaikan Selama Ramadan, Senin - Kamis Pulang Jam 3 Sore
Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Ramadan 1446 Hijriah sesuai dengan pedoman dari Keputusan Menteri Agama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Februari 2025
Jam Kerja ASN DKI Disesuaikan Selama Ramadan, Senin - Kamis Pulang Jam 3 Sore
Bagikan