Legislator PSI DKI Minta Pengusaha Hormati Penolakan Warga Srengseng Sawah atas Pembangunan Bar

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Mei 2025
Legislator PSI DKI Minta Pengusaha Hormati Penolakan Warga Srengseng Sawah atas Pembangunan Bar

Warga Kampung Sawah tolak keberadaan Helen's Night Mart. (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WARGA Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, menolak pembangunan bar baru di kawasan Hotel Kartika One. Selain karena pembangunan itu belum mendapatkan izin dari pihak berwenang, warga juga beralasan bahwa masyarakat setempat bersifat religius sehingga tidak bisa menerima adanya tempat hiburan seperti itu di lingkungan mereka.

Saat menyikapi hal itu, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI August Hamonangan meminta pihak perusahaan hiburan itu menghormati keluhan warga. "Pihak-pihak yang terkait, terutama manajemen hotel dan pelaku usaha di balik rencana pembangunan bar itu harus menghormati perasaan dan kemauan warga agar tempat hiburan seperti itu tidak didirikan di sekitarnya," kata August di Jakarta, Kamis (8/5).

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101 Tahun 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perizinan Tempat Usaha Berdasarkan Undang-Undang Gangguan yang mengatur tentang izin gangguan baru untuk beberapa jenis kegiatan, pelaku usaha harus mendapatkan persetujuan dari tetangga terdekat yang diketahui oleh ketua rukun tetangga (RT) dan ketua rukun warga (RW).

Menurut August, perkara ini bukan hanya mengenai apakah pelaku usaha sudah memiliki izin atau belum, melainkan tentang sensitivitas terhadap aspek norma dan kebiasaan warga setempat yang tidak bisa diabaikan. "Jika sudah begini, permasalahannya bukan perkara izin saja, melainkan warga setempat juga menolak adanya bar yang dibangun di sekitarnya. Hal itu berkaitan dengan norma dan kebiasaan yang berlaku dan harus dihormati siapa pun yang ingin berkegiatan di sana," ujarnya.

Baca juga:

100 Jenazah Pasien COVID-19 Setiap Hari Dimakamkan di TPU Srengseng Sawah



August meminta agar pelaku usaha tidak memaksakan diri untuk meneruskan pembangunan ini dalam rangka menjaga ketenangan dan keteraturan di lingkungan tersebut. "Polemik ini jangan berlanjut lagi sebab warga juga sudah menunjukkan penolakannya. Kami khawatir apabila diteruskan, akan menimbulkan permasalahan yang lebih rumit lagi di masa depan," katanya.

August mendorong agar pelaku-pelaku usaha di wilayah yang telah disebut tetap melakukan aktivitas bisnis, tapi dengan jenis-jenis lainnya yang masih bisa diterima warga dan masih mendatangkan keuntungan juga. "Bukan berarti pelaku usaha di sini tidak boleh berbisnis. Malahan mereka harus membuka usaha dalam rangka menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakan roda perekonomian setempat," tegasnya.

Hanya saja, kata dia, aktivitas usahanya yang harus disesuaikan kembali agar tidak meresahkan warga. Contohnya pelaku usaha bisa membangun kafe yang mungkin jam bukanya bisa dibuat lebih malam untuk mengakomodasi pengunjung-pengunjung di malam hari. "Namun, setelah berdiskusi dan menemukan kata sepakat juga dengan warga setempat," jelasnya.

August mengajak semua pihak untuk saling menghormati, sekaligus menghidupkan roda perekonomian di Srengseng Sawah.(Asp)

Baca juga:

Akses Literasi Diperluas, Perpustakaan DKI Jakarta Akan Buka Hingga Pukul 10 Malam

#DKI Jakarta #DPRD DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Wali Kota Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York untuk membahas solusi atas sejumlah persoalan perkotaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Indonesia
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Pada tahap awal, layanan segmen Velodrome–Manggarai dibuka secara terbatas di tiga stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Dinkes DKI Jakarta disarankan bekerja sama dengan dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menyediakan titik-titik pembagian air minum gratis.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Indonesia
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Wilayah yang masuk kategori Awas meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Indonesia
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Dukcapil juga memverifikasi alamat tempat tinggal WNA serta memantau perubahan status kependudukan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Uji coba diperlukan untuk mengetahui kekurangan layanan sebelum LRT Jakarta dioperasikan secara lebih luas.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagikan